Kompas.com - 25/11/2013, 18:41 WIB
Ribuan pengunjuk rasa memenuhi jalanan kota Bangkok, Thailand menuntut PM Yingluck Shinawatra terkait rancangan undang-undang amnesti. PORNCHAI KITTIWONGSAKUL / AFPRibuan pengunjuk rasa memenuhi jalanan kota Bangkok, Thailand menuntut PM Yingluck Shinawatra terkait rancangan undang-undang amnesti.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Unjuk rasa antipemerintah pada Minggu kemarin menghasilkan 80 ton sampah. Menurut warta laman Bangkok Post pada Senin (25/11/2013), petugas kebersihan mengangkut sampah setelah ribuan orang menuntaskan unjuk rasa pada Minggu sore.

Pada Senin, kata pernyataan Kantor Wali Kota Bangkok, petugas kebersihan masih membersihkan kota sejak pukul 05.00 sampai dengan dua jam ke depan. Jalanan kota yang dibersihkan adalah Ratchadamnoen dan Sanam Luang.

Kantor Wali Kota juga mengatakan kalau sampah pada unjuk rasa Minggu tersebut 30 ton lebih banyak ketimbang rata-rata sampah dalam demonstrasi di Bangkok. "Jumlah sampah memang jadi berlipat," kata Asisten Direktur Distrik Phra Nakhon Bangkok Pramern Kraisorn.

Sementara itu, catatan dari Asisten Direktur Distrik Pomprab Sattrupai Karuna Thoobtianhom menunjukkan kalau pihaknya mengumpulkan sekitar 7 ton sampah dari Jembatan Phan Fa dan Jembatan Makkawan. Sampah juga dikumpulkan dari Jalan Jakapong, Lan Luang, Nakhon Sawan, dan perempatan Nang Lerng.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X