Kompas.com - 24/11/2013, 02:03 WIB
Menlu AS John Kerry saat tiba di bandara Geneva, Swiss, Jumat (8/11/2013), untuk menghadiri perundingan masalah nuklir Iran. JASON REED / POOL / AFPMenlu AS John Kerry saat tiba di bandara Geneva, Swiss, Jumat (8/11/2013), untuk menghadiri perundingan masalah nuklir Iran.
EditorErvan Hardoko
GENEVA, KOMPAS.com - Arah negosiasi antara negara-negara kekuatan utama dunia dan Iran terkait program nuklir negeri itu semakin tak menentu. Setelah pada Sabtu (23/11/2013), Menlu AS John Kerry akan meninggalkan Swiss dan ketua negosiator Iran juga mengungkapkan keraguannya.

"Negosiasi yang intens dan sulit terus berlangsung dan tidak jelas apakah kami bisa mencapai kesepakatan (Sabtu) malam ini," kata ketua tim negosiator Iran, Abbas Araqchi.

"Perselisihannya kini menyangkut pemilihan kata-kata," tambah Araqchi seperti dikutip kantor berita Fars.

Pembicaraan ini ditujukan untuk menyelesaikan kesepakatan soal pembekuan sebagian program nuklir Iran, demi meringankan kekhawatiran dunia terkait ambisi Teheran mengembangkan senjata nuklir.

Sebenarnya, kedatangan para menteri luar negeri seperti John Kerry ke Geneva sempat memunculkan harapan, setelah tiga hari negosiasi sebuah kesepakatan sudah di depan mata.

Namun, sejak kedatangan para menteri luar negeri itu, para perunding dari kedua pihak justru mengindikasikan masiih terdapat sejumlah perbedaan yang harus dijembatani.

"Kini kami memasuki tahapan yang sulit," kata Menlu Iran Mohammad Javad Zarif sambil menambahkan Iran tak akan tunduk pada "tuntutan yang berlebihan".

"Dalam setiap kesepakatan, pengayaan uranium Iran tidak boleh ditunda," ujar Zarif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.