Kompas.com - 23/11/2013, 20:21 WIB
Adegan penembakan di metro Moskwa LivenewsAdegan penembakan di metro Moskwa
EditorEgidius Patnistik
MOSKWA, KOMPAS.COM - Sebuah kamera keamanan merekam penembakan yang diduga terkait dengan persoalan rasial di metro Moskwa ketika dua pria bersenjata pistol menyerang seorang penumpang berkulit gelap.

Dua pria penyerang tersebut sedang duduk di kereta bawah tanah (subway) di ibukota Rusia itu ketika seorang penumpang lain yang sedang berjalan di dalam gerbong yang sama menarik perhatian mereka. Salah seorang penyerang kemudian mengangguk ke arah rekannya, lalu membisikkan sesuatu. Keduanya kemudian menarik senjata dan melakukan serangan keji yang tertangkap kamera yang rekaman diperoleh Live News, jaringan media besar Rusia.

Penyerang yang lebih muda menggunakan sebuah 'traumatic hand gun' untuk menembak ke arah wajah dan perut Khashim Latipov (30 tahun) yang berasal dari Dagestan, sebuah daerah di wilayah Kaukasus, Rusia selatan.
 
Penyerang yang lebih tua menendang Latipov dan menempelkan pistol di kepalanya, sementara penumpang lain melarikan diri ke ujung gerbong.

Kedua orang itu kemudian berpaling dari korban tetapi tetap mengancamnya dengan senjata sampai mereka melarikan diri dari kereta di stasiun Nagornaya.


Insiden itu terjadi 17 November lalu.

Ajaibnya, Lapitov selamat dari serangan itu meski menderita luka parah.

"Indetitas para penembak itu belum diketahui, kami sedang mencari mereka," kata sebuah sumber di bagian penegak hukum Rusia kepada Live News. "Korban telah dibawa ke rumah sakit, dengan satu peluru bersarang di rahangnya dan kerusakan wajah yang serius."

Lapitov telah menjalani operasi, dan akan menjalani operasi lanjutan.

Rekaman itu disebarkan dalam upaya untuk menangkap para penyerang.

Insiden itu terjadi saat Rusia berada di bawah pengawasan terkait sejumlah insiden rasial yang terjadi baru-baru ini dan ejekan terhadap pemain asing di pertandingan sepak bola. Serangan itu terjadi kurang dari tiga bulan sebelum ribuan penggemar Olimpiade Musim Dingin akan melakukan perjalanan ke Rusia untuk pertandingan Sochi.



Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X