Rusia Gencarkan Jual Persenjataan ke Timur Tengah - Kompas.com

Rusia Gencarkan Jual Persenjataan ke Timur Tengah

Kompas.com - 23/11/2013, 12:52 WIB
KOMPAS/RIZA FATHONI Pesawat tempur Sukhoi Su-30 menjatuhkan bom pada Latihan Manuver Lapangan Angkasa Yudha 2012 di Tanjung Pandan, Pulau Belitung, Bangka Belitung, Selasa (23/10/2012). Latihan tersebut meliputi lima operasi udara, yaitu operasi serangan udara strategis, lawan udara ofensif, pertahanan udara, operasi informasi, dan operasi dukungan udara. Manuver Lapangan ini melibatkan pesawat tempur, helikopter, pesawat angkut pesawat intai dan pasukan TNI AU.
KOMPAS.com — Rusia menggencarkan penjualan persenjataan ke Timur Tengah. Tak hanya itu, tulis AP, pada Sabtu (23/11/2013), Rusia juga terus memperbanyak penjualannya di kawasan Afrika Utara. Kemarin, Rosoboronexport, perusahaan negara Rusia untuk persenjataan, dalam Pameran Kedirgantaraan di Dubai, Uni Emirat Arab, mengatakan sudah ada total hasil penjualan helikopter Rusia ke kedua kawasan itu. Angkanya mencapai 5 miliar dollar AS. "Sampai dengan 1 November 2013, angka penjualan total mencapai 38 miliar dollar AS," demikian pernyataan Rosoboronexport.

Sementara itu, sejak 1989, Uni Emirat Arab adalah pasar terbesar Rusia di kawasan Timur Tengah. Pada pameran kali ini, Rusia menyertakan 23 organisasi terkait produksi persenjataan termasuk Rosoboronexport.

Pada ajang pameran itu, delegasi Rusia sudah mengagendakan beberapa pertemuan bisnis berskala internasional. Mitra dialog dalam kesempatan itu adalah Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jordania, dan Aljazair.


EditorJosephus Primus

Terkini Lainnya

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Regional
MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

Megapolitan
Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional

Close Ads X