Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/11/2013, 08:37 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KANSAS, KOMPAS.com — Sebuah percakapan aneh terjadi di sebuah bandara di Kansas, Amerika Serikat, Rabu (20/11/2013). Tak dinyana, ternyata pilot pesawat kargo yang mengangkut suku cadang tipe lain pesawat Boeing ini salah mendaratkan si burung besi.

Pilot Boeing 747 tersebut terlihat bingung setelah mendaratkan pesawatnya. Ketika dia diberi tahu bahwa dia mendarat di bandara yang berjarak 14 kilometer dari tujuan pendaratan yang seharusnya, pernyataan aneh pun terucap darinya. "Eh, ya Pak, kami baru saja mendarat di bandara lainnya."

Pesawat kargo tanpa penumpang ini seharusnya mendarat Rabu malam di Pangkalan Udara McConnell di Kansas. Di dalam kabinnya, terangkut suku cadang untuk Boeing 787 Dreamliner untuk perusahaan yang berada di dekat pangkalan itu.

Mengaku dibingungkan oleh beragam percakapan di radio dan kesulitan membaca ulang catatannya sendiri, pilot pesawat kargo ini justru mendaratkan Boeing 747 ke Bandara Kolonel James Jabara Airport. Pesawat akhirnya mengudara kembali ke tujuan seharusnya, yang hanya butuh beberapa menit untuk sampai, Kamis (21/11/2013) pagi.

Kawasan yang menjadi tujuan penerbangan memang memiliki tiga bandara dengan konfigurasi mirip. Ketiga bandara itu adalah Pangkalan Udara McConnell milik Angkatan Utara Amerika, bandara Jabara, dan lapangan udara yang dikenal sebagai Beech Airport. Lokasi bandara Jabara berada pada jalur yang sama menuju pangkalan udara militer McConnell.

Meski kondisi itu menjelaskan kebingungan pilot dan kesalahan pendaratan tersebut, selama ini belum pernah terjadi kesalahan pendaratan semacam ini, walaupun kebingungan sudah menjadi hal yang sering terjadi.

"Setidaknya dalam satu atau dua bulan sekali, ada pilot yang hampir salah mendarat di Pangkalan Udara McConnell," kata Brent Spencer, mantan pengendali lalu lintas udara di Wichita yang kini menjadi asisten profesor di Embry-Riddle Aeronautical University.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.