Polisi Turki Bantah Tembak Mati Tersangka Pembawa Bom

Kompas.com - 21/11/2013, 19:50 WIB
Polisi Turki menutup jalan menuju ke kantor Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, Kamis (21/11/2013), tak lama setelah menangkap seorang pria yang membawa bahan peledak palsu. AP Photo/Burhan OzbiliciPolisi Turki menutup jalan menuju ke kantor Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, Kamis (21/11/2013), tak lama setelah menangkap seorang pria yang membawa bahan peledak palsu.
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com - Kepolisian Turki, Kamis (21/11/2013), membantah telah menembak mati Tugrul Bayir (52), pria yang diduga membawa bahan peledak ke kantor Perdana Menter Recep Tayyip Erdogan.

Kepala pasukan keamanan perdana menteri, Ramazan Bal menegaskan aparat keamanan hanya meringkus dan tidak menembak mati tersangka.

"Tak ada bom bunuh diri. Anda akan lihat pria itu tak terluka saat dia disidangkan besok (Jumat)," ujar Bal.

Sebelumnya, stasiun televisi setempat mengatabarkan, polisi menembak dan melukai Tugrul yang diduga membawa bahan peledak.

Namun, sejumlah saksi mata kemudian menyatakan polisi hanya meringkus pria itu dan melepaskan tembakan peringatan ke udara.

"Polisi melepaskan lima atau enam tembakan ke udara. Mereka tidak menembak orang itu," kata seorang saksi mata.

Menteri Dalam Negeri Muammer Guler bahkan mengatakan benda yang dibawa Tugrul adalah bahan peledak palsu.

"Orang ini secara mental tidak stabil. Dia terlihat seperti membawa bahan peledak namun setelah diperiksa ternyata bukan," ujar Guler.

"Orang ini sudah memberitahu kedatangannya lima menit sebelumnya, sehingga aparat kami sudah siap menangkapnya. Tak ada yang serius," Guler menegaskan.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X