Lembaga Pendanaan Bank Dunia Fokus ke AEC 2015

Kompas.com - 21/11/2013, 17:39 WIB
Pedagang berjualan telur asin di Jalan Diponogoro, Brebes, Jawa Tengah, Senin (29/7/2013). BI mengupayakan akan pelaku usaha kecil dan mikro bisa mendapatkan layanan perbankan. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNAPedagang berjualan telur asin di Jalan Diponogoro, Brebes, Jawa Tengah, Senin (29/7/2013). BI mengupayakan akan pelaku usaha kecil dan mikro bisa mendapatkan layanan perbankan.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Mardiyah terlihat sumringah saat menuturkan kembali pengalamannya mengelola mukena colet. Perempuan kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah itu kini makin  menapaki sukses sejak membangun usaha pada 1997 bersama suaminya Dicky Desfinarsyah Roswy. Usaha keluarga tersebut kini memunyai gerai bertajuk Omah Mukenah Colet  Khas Pekalongan di Dukuh Zamrud, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ihwal colet, katanya, pada Selasa (19/11/2013), lantaran bahan mukena tersebut dicolet atau dilukis. Sementara, mengaku kalau usahanya masih terbilang dalam kelompok  usaha kecil dan menengah (UKM), Mardiyah mengatakan kalau peluang untuk mendapatkan pendanaan dari hasil kerja sama PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan International  Finance Corporation (IFC) memang ada. "Meski, saya belum berniat untuk memanfaatkannya," katanya.

Mardiyah dan usahanya itu memang masuk dalam bidikan lembaga keuangan Bank Dunia tersebut. Tak hanya itu, IFC sebagaimana pernyataan dalam lamannya memang menaruh
perhatian khusus bagi pengembangan UKM khususnya di kawasan Asia Tenggara. Lembaga itu juga mengisyaratkan bakal memilih fokus pada Kaukus Ekonomi ASEAN 2015.

Catatan menunjukkan, ada tiga negara di kawasan Asia yang mendapat bantuan dalam porsi besar dari IFC. Selain China, IFC menaruh banyak dananya di Vietnam dan  Indonesia.

Bagi IFC kemudian, membantu di sektor UKM adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan di negara-negara penerima donasi. "Pinjaman bagi sektor UKM memainkan peran  penting dalam pengentasan kemiskinan,"kata Country Manager IFC untuk Indonesia Sarvesh Suri yang dalam kesempatan itu meneken kerja sama dengan Direktur Utama Danamon Henry Ho.

IFC menempatkan dana investasi sebesar 75 juta dollar AS untuk pembiayaan pinjaman dan membantu penciptaan peluang usaha bagi UKM. Tercatat, sampai sekarang, ada 55  juta unit UKM di Indonesia. Tapi, baru 30 persen dari jumlah itu yang memiliki akses ke layanan keuangan.

Sejatinya, kerja sama dengan pihak Danamon kali ini adalah untuk kali kedua. Pada 2006, IFC menempatkan dana pinjaman senilai 150 juta dollar AS untuk sektor sama.

Seturut catatan terkumpul, IFC pada 2012 sudah menempatkan dana pinjaman bagi Indonesia sebesar 919 juta dollar AS. Sementara, sejak awal 2013 sampai sekarang, dana  IFC untuk Indonesia sudah mencapai 916 juta dollar AS.

Josephus Primus Danamon Social Entrepreneur Award 2013

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X