ASEAN Donasikan Bantuan Dana Khusus Pemulihan Peninggalan Bersejarah Filipina

Kompas.com - 20/11/2013, 18:54 WIB
Emily Ortega (21) beristirahat dengan infus di tangannya, setelah melahirkan bayi Bea Joy di sebuah tempat penampungan pengungsi korban topan Haiyan di Tacloban, Filipina. Nama Bea Joy diambil dari nama nenek Emily yang masih hilang setelah kediaman mereka disapu ombak raksasa. AP PhotoEmily Ortega (21) beristirahat dengan infus di tangannya, setelah melahirkan bayi Bea Joy di sebuah tempat penampungan pengungsi korban topan Haiyan di Tacloban, Filipina. Nama Bea Joy diambil dari nama nenek Emily yang masih hilang setelah kediaman mereka disapu ombak raksasa.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mendonasikan dana khusus untuk pemulihan peninggalan bersejarah Filipina yang terlanda supertopan Haiyan. Menurut warta AP  pada Rabu (20/11/2013), dana itu besarnya 45.000 dollar AS. Peninggalan bersejarah itu terletak di Visayas, Filipina tengah. Dana tersebut berasal dari pos Pendanaan Budaya ASEAN. Persetujuan pendanaan itu ditandatangani di Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei Darussalam, selama Pertemuan Komite Informasi dan Budaya ASEAN yang ke-48.

ASEAN meminta Filipina untuk melakukan inventarisasi kerusakan peninggalan budaya tersebut mulai bulan depan. Salah satu peninggalan yang bakal diperbaiki adalah Gedung Kapital Provinsi Leyte. Gedung bergaya neoklasik itu sempat menjadi kantor Pemerintah Filipina pada akhir Perang Dunia II.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X