Polisi Myanmar Tahan 3 Pria yang Berencana Ledakkan Masjid

Kompas.com - 20/11/2013, 16:25 WIB
Polisi Myanmar menjaga hotel Trader, Yangon setelah sebuah ledakan mengguncang hotel yang banyak dikunjungi wisatawan asing ini, Selasa (15/10/2013). Akibat ledakan itu, seorang perempuan asal AS menderita luka. Ye Aung Thu / AFPPolisi Myanmar menjaga hotel Trader, Yangon setelah sebuah ledakan mengguncang hotel yang banyak dikunjungi wisatawan asing ini, Selasa (15/10/2013). Akibat ledakan itu, seorang perempuan asal AS menderita luka.
EditorErvan Hardoko
YANGOON, KOMPAS.com - Kepolisian Myanmar, Rabu (20/11/2013), mengatakan telah menangkap tiga orang yang berencana untuk meledakkan sejumlah masjid di negeri itu.

Ketiga tersangka, lanjut polisi, adalah para pemeluk Buddha yang berasal dari negara bagian Rakhine, yang menjadi pusat kekerasan sektarian antara umat Buddha dan Muslim beberapa waktu lalu.

"Mereka berencana untuk meledakkan masjid, setelah menjalani pelatihan di negara bagian Karen," ujar seorang perwira polisi Myanmar yang tak mau disebut namanya.

Sebuah laporan harian pemerintah New Light of Myanmar menyebut sebuah penggrebekan di sebuah penginapan di Yangon menangkap basah seorang tersangka, pria berusia 34 tahun, sedang meracik bubuk mesiu dan berbagai material lainnya.

Harian itu menambahkan, dalam penyelidikan lanjutan polisi menangkap dua orang tersangka lainnya yang berusia 31 dan 28 tahun. Tiga penangkapan ini terjadi pada Sabtu (16/11).

Harian berbahasa Inggris itu melanjutkan, salah seorang tersangka telah mendapat pelatihan di daerah perbatasan dan menerima dua buah ranjau siap pakai dan satu paket bubuk mesiu.

Pada Oktober lalu, serangkaian insiden ledakan bom mengguncang Myanmar, termasuk di hotel mewah Traders Hotel di Yangon yang mencederai seorang perempuan Amerika Serikat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.