Kompas.com - 20/11/2013, 16:07 WIB
Bayi berusia satu hari, Ian Daniel Honrado, diserahkan ibunya Roselle ke tangan seorang tentara , sementara dia menyusul naik ke atas sebuah pesawat angkut militer di bandara Tacloban.
AP PhotoBayi berusia satu hari, Ian Daniel Honrado, diserahkan ibunya Roselle ke tangan seorang tentara , sementara dia menyusul naik ke atas sebuah pesawat angkut militer di bandara Tacloban.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com -Bencana alam empasan supertopan Haiyan menyisakan masalah kesehatan di Filipina. Oleh karena itu, Departemen Kesehatan Filipina menggencarkan vaksinasi di pusat-pusat pengungsian. Program ini fokus di daerah-daerah terlanda topan tersebut. Menurut warta AP  pada Rabu (20/11/2013), epidemi penyakit gampang menyerang masyarakat dengan wilayah yang minim sarana air bersih. "Sampai kini memang belum ada wabah. Tapi, kami memilih mengintensifkan vaksinasi campak, tetanus, polio oral, dan rabies," kata Menteri Kesehatan Filipina Enrique Ona.

Tak cuma itu, Ona pun mengumumkan pembangunan kembali fasilitas kesehatan yang luluh-lantak di Visayas Timur. "Saya mengimbau sektor swasta dan lembaga swadaya masyarakat untuk memberikan sumber daya dan personel yang akan mengatasi kesenjangan serius dalam infrastruktur, peralatan dan tenaga kerja,"katanya.

Lebih dari 10 juta orang di 10.560 desa pada 44 provinsi terkena dampak supertopan Haiyan atau yang dikenal dengan nama  lokal Yolanda, yang melanda negara itu pada 8 November.

Ada 3.990.000 penduduk mengungsi dan dilayani baik di dalam maupun di luar pusat-pusat evakuasi. Mayoritas pusat pengungsian berada di provinsi terparah Leyte dan Samar Timur .

Korban tewas akibat supertopan Haiyan telah meningkat menjadi 3.982 pada Selasa, kemarin. Kini jumlah korban luka membengkak menjadi 18.267 orang, menurut angka yang dikeluarkan oleh pemerintah Filipina.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.