Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/11/2013, 12:20 WIB
EditorEgidius Patnistik

Chenais kemudian tinggal di sebuah hotel di dekat terminal Eurostar di stasiun St Pancras, London, sementara perusahaan itu mencari opsi lain termasuk membawanya melalui feri dan taksi, kata juru bicara perusahaan tersebut.

Tujuan akhir keluarga itu adalah kota asal mereka Ferney-Voltaire di dekat perbatasan Swiss.

Chenais, yang sering memerlukan oksigen dan perawatan rutin, sebelumnya telah menyatakan kemarahannya terhadap British Airways dan Carnical (pemilik Queen Mary 2) karena menolak untuk membawanya pulang. "Kami siap untuk naik kapal itu, kemudian mereka meninggalkan kami bahkan tanpa melihat saya. Jadi saya benar-benar marah. Kemarahan menumpuk karena British Airways sebelumnya telah menolak untuk membawa saya."

Rene (62 tahun), ayahnya, mengatakan, anaknya merasa ditinggalkan dengan perasaan "hampa" ketika British Airways menolaknya masuk pesawat. Maskapai yang sama telah menerbangkannya ke Amerika Serikat, katanya. "Mereka membawanya ke sana, tetapi mereka tidak mau membawanya pulang," katanya. "Ini sebuah kasus diskriminasi."

Rene menambahkan, perjalanan itu melelahkan buat Kevin, dan pesawat tidak disesuaikan dengan kebutuhan khususnya.

British Airways mengatakan, pihaknya selalu mencoba untuk menerima penumpang agar bisa naik pesawat "jika hal itu memungkinkan dan aman untuk itu". "Sayangnya hal itu tidak memungkinkan untuk pelanggan tersebu,t dan keluarga itu telah ditawari pengembalian dana penuh," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.