Kompas.com - 19/11/2013, 21:34 WIB
EditorErvan Hardoko
MOGADISHU, KOMPAS.com - Sedikitnya 16 orang tewas ketika kelompok militan Al-Shaabab menyerang sebuah kantor polisi di kota Beledweyne, Somalia, Selasa (19/11/2013).

Serangan itu diawali dengan bom mobil bunuh diri yang menghancurkan kantor polisi itu sebelum pasukan komando Al-Shaabab menyerbu dan menghujani kantor polisi itu dengan peluru.

"Kami memastikan 16 orang tewas termasuk tentara dan warga sipil. Beberapa lainnya cedera," kata perwira angkatan darat Somalia, Abdi Mohamed Ali yang menambahkan empat anggota Al-Shaabab juga tewas.

Namun, kelompok Al-Shabab mengklaim korban tewas mencapai 20 orang termasuk pasukan Djibouti dan Etiopia yang tergabung dalam pasukan Uni Afrika yang sedang berada di dalam gedung itu.

"Beberapa anggota komando Mujahidin kami melakukan serangan ke basis militer di Beledweyne dan berhasil membunuh banyak musuh," kata komandan lokal Al-Shaabab, Mohamed Abu Suleiman.

Juru bicara Al-Shaabab Abdulaziz Abu Musab menyebut pasukannya berhasil menewaskan sebagian besar tentara Somalia namun juga beberapa prajurit Djibouti.

"Serangan ini adalah sebuah kemenangan," ujar Abu Musab.

Sementara itu, di ibu kota Mogadishu, Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mengecam serangan maut itu.

"Al-Shaabab ingin meneror rakyat, di saat pemerintah mencoba membawa perdamaian dan stabilitas di Somalia," demikian Presiden Mohamud dalam pernyataan resminya.

Sedangkan PM Abdi Farah Shirdon menyebut Al-Shaabab adalah musuh perdamaian yang tak menawarkan apapun kecuali kekerasan dan penderitaan untuk rakyat Somalia.

Kecaman juga datang dari perwakilan khusus Uni Afrika untuk Somalia Mahamat Saleh Annadif. Namun, dia tidak bersedia mengomentari soal kemungkinan korban di pihak Uni Afrika.

Bulan lalu, seorang pelaku bom bunuh diri beraksi di sebuah restoran populer di kota yang berada di perbatasan dengan Etiopia dan di bawah kendali pasukan pemerintah Somalia. Serangan itu menewaskan 15 orang.

Al-Shaabab mengancam terus akan melakukan aksi pengeboman di kota Beledweyne dan akan terus mengincar pasukan Etiopia dan militer lain yang tergabung dalam pasukan Uni Eropa.

Beledweyne terletak sekitar 300 kilometer sebelah utara ibu kota Mogadishu. Pasukan Uni Afrika berkekuatan 17.000 personel berhasil memukul mundur Al-Shaabab dari beberapa kota besar seperti Mogadishu dan kota pelabuhan Kismayo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.