Banjir Bandang Terjang Sardinia, Italia Nyatakan Kondisi Darurat

Kompas.com - 19/11/2013, 20:18 WIB
Seorang pria berjalan di jalanan desa Siliqua, Sardinia tengah yang digenangi banjir. Badai dan banjir bandang yang menghantam pulau ini sudah menewaskan 17 orang dan memaksa ratusan orang lain mengungsi. AFPSeorang pria berjalan di jalanan desa Siliqua, Sardinia tengah yang digenangi banjir. Badai dan banjir bandang yang menghantam pulau ini sudah menewaskan 17 orang dan memaksa ratusan orang lain mengungsi.
EditorErvan Hardoko
ROMA, KOMPAS.com — Pemerintah Italia, Selasa (19/11/2013), nyatakan kondisi darurat setelah banjir bandang menerjang Pulau Sardinia yang menewaskan 17 orang dan memaksa ratusan orang lain mengungsi.

Sejumlah orang masih dinyatakan hilang dan tim penyelamat masih berusaha mencapai kawasan pedesaan di dataran rendah yang terdampak badai Laut Tengah yang menghantam pada Senin (18/11/2013) tersebut. Menurut pemerintah setempat, setidaknya 20.000 orang terdampak bencana ini.

Pemerintah mengerahkan tentara ke kawasan bencana dan menjanjikan bantuan sebesar 27 juta dollar AS untuk biaya rehabilitasi pascabencana.

"Fokus kami kini pada operasi penyelamatan nyawa penduduk, membantu pengungsi, dan membersihkan akses jalan," kata PM Italia Enrico Letta dalam jumpa pers seusai rapat kabinet darurat di Roma.


"Ini adalah sebuah kondisi yang tak biasa," kata Letta menyusul kritik warga Sardinia yang menganggap pemerintah tak memberikan informasi terkait kekuatan badai.

Kota pelabuhan Olbia, yang merupakan daerah tujuan wisata populer pada musim panas, kini hampir seluruhnya tergenang banjir. Hotel-hotel, gelanggang olahraga, dan bangunan lain kini digunakan sebagai lokasi pengungsian.

"Jumlah korban meningkat menjadi 17 orang tewas dan beberapa orang masih dinyatakan hilang," kata Gubernur Ugo Cappellacci.

"Kami baru saja menemukan jasad seorang anak laki-laki pagi ini setelah mencarinya sepanjang malam. Ini merupakan sebuah proses yang sangat menyakitkan," ujar Gianni Giovannelli, Wali Kota Olbia.

Di antara korban tewas, terdapat satu keluarga warga Brasil yang berjumlah empat orang. Mereka tenggelam di dalam flat bawah tanah di kota Arzachena di bagian utara Sardinia.

Tiga orang lain tewas saat sebuah jembatan ambruk menimpa mobil mereka di dekat kota Olbia. Di bagian lain kota, seorang ibu dan anak perempuannya ditemukan tewas di dalam mobilnya yang tersapu banjir bandang.

Korban tewas lain adalah seorang perempuan berusia 64 tahun yang tenggelam di kediamannya di kota Uras di sebelah barat daya pulau itu. Adapun suami perempuan tua itu kini dirawat di rumah sakit karena terkena hipothermia.

Gianfranco Galaffu, Direktur Badan Perlindungan Warga Sardinia, mengatakan bahwa sekitar 20.000 orang terdampak langsung bencana tersebut. "Kami mencoba melakukan yang terbaik untuk mencapai kawasan dataran rendah. Mungkin saja masih ada korban yang terjebak dalam mobil. Namun, keadaan darurat sudah lewat," ujar Galaffu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X