Kompas.com - 16/11/2013, 06:28 WIB
Seorang perempuan terlihat berjalan di antara puing, Senin (11/11/2013). Inilah yang tersisa dari Tacloban, ibu kota provinsi Leyte, Filipina, setelah dihantam super topan Haiyan, Jumat (8/11/2013). NOEL CELIS / AFPSeorang perempuan terlihat berjalan di antara puing, Senin (11/11/2013). Inilah yang tersisa dari Tacloban, ibu kota provinsi Leyte, Filipina, setelah dihantam super topan Haiyan, Jumat (8/11/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
NEW YORK, KOMPAS.com — Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menerima dana 72 juta dollar AS atau sekitar Rp 800 miliar, bantuan bagi para korban bencana topan Haiyan di Filipina. Sementara itu, bantuan senilai lebih dari 80 juta dollar AS, hampir Rp 900 miliar, telah disalurkan ke Filipina melalui beragam lembaga amal dan organisasi internasional.

Direktur Operasi Kemanusiaan PBB John Ging, Jumat (15/11/2013), menyebutkan, Kuwait dan Uni Emirat Arab masing-masing menyumbang 10 juta dollar AS untuk misi bantuan PBB ke Filipina. PBB memperkirakan butuh dana bantuan 301 juta dollar AS untuk membantu Filipina.

"Uang datang dengan sangat cepat," kata Ging dalam konferensi pers. Dia pun mengatakan, PBB tetap berupaya bergerak cepat membantu para korban topan di Filipina. Setidaknya, kata dia, para korban tahu pasti bahwa bantuan untuk mereka sudah dalam perjalanan.

Data dari Pemerintah Filipina, topan Haiyan yang juga disebut dengan topan Yolanda sudah menewaskan 3.620 orang. "Tapi kita semua tahu angka ini masih akan bertambah," ujar Ging. Sementara itu, PBB, juga mengutip angka dari otoritas Pemerintah Filipina, melansir informasi bahwa sekitar 4.600 orang tewas akibat topan itu.

Ging mengatakan, PBB akan berhenti mengabarkan angka perkiraan korban tewas. "Karena angka-angka perkiraan itu akan membingungkan," ujar dia. Sebelumnya, PBB menyatakan bahwa tak kurang dari 13 juta orang terdampak topan Haiyan, dengan 1,9 juta orang mengungsi dan 287.000 rumah hancur atau rusak parah.

Para pejabat PBB mengatakan, prioritas bantuan saat ini adalah menyediakan pasokan air minum dan fasilitas kesehatan di daerah yang terparah terempas topan. Kota Tacloban di provinsi Leyte, Filipina, menjadi basis pemberian bantuan, sebagai salah satu lokasi terparah, tetapi dengan bandara yang masih dapat digunakan untuk arus lalu lintas bantuan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.