Perusahaan Jerman Harus Ganti Rugi Implan Payudara Bermasalah

Kompas.com - 15/11/2013, 08:55 WIB
Ilustrasi perempuan memegang implan payudara ShutterstockIlustrasi perempuan memegang implan payudara
EditorEgidius Patnistik
Pengadilan di Perancis memerintahkan perusahaan standar keselamatan Jerman untuk mengeluarkan ganti rugi kepada ratusan wanita di seluruh dunia yang menggunakan implan payudara bermasalah.

Jaksa dalam kasus perdata ini nantinya akan mengatur pembayaran ganti rugi sebesar 3.000 euro untuk setiap korban, yang bisa dipakai untuk mengganti biaya operasi pengangkatan.

Wartawan BBC di Paris, Christian Fraser, mengatakan, kasus ini bisa menjadi preseden atas kasus-kasus lain serupa.

Perusahaan TUV Rheinland, yang berasal dari Jerman, memberikan sertifikat keamanan Eropa kepada perusahaan Perancis, PIP, yang memproduksi implan payudara tersebut.

Bahan silikon di dalam implan didapati berada di bawah standar dan mudah pecah.

Pengadilan di Toulon mengatakan, TUV mengabaikan kewajiban mereka dan harus ikut bertanggung jawab.

Dakwaan penipuan

Sebelumnya, TUV menang dalam dua gugatan di Jerman. Untuk di Perancis, kasus ini diajukan oleh distributor implan dan 1.700 wanita yang menggunakan implan itu.

Mereka meminta kompensasi dari TUV senilai lebih 50 juta euro. TUV menyatakan mereka akan mengajukan banding.

Sementara itu, pendiri PIP, Jean Claude Mas, juga diadili dengan dakwaan penipuan bersama empat direktur lain.

Selama interogasi, Mas mengatakan kepada polisi bahwa silikon-silikon gelap disembunyikan ketika pengawas mendatangi perusahaannya.

Dari sini terungkap bahwa 75 persen implan buatan PIP menggunakan silikon di bawah standar. PIP ditutup pada Maret 2010 setelah muncul kekhawatiran tentang risiko kesehatan produk buatan mereka.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X