Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/11/2013, 14:44 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Pemerintah Filipina melalui Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Alam Nasional mengatakan, jumlah korban tewas lantaran topan Haiyan meningkat jadi 2.275 orang. Konfirmasi ini, tulis AP  pada Rabu (13/11/2013), dilakukan dewan tersebut pada siang. Dewan itu juga menambahkan bahwa ada 3.655 warga terluka. "Sementara, 80 orang masih dinyatakan hilang," kata dewan itu.

Haiyan hingga kini merupakan topan terdahsyat yang menghantam Filipina bagian timur sejak Jumat (8/11/2013). Ribuan bangunan luluh lantak. Sementara 600.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.