Hadapi Topan Haiyan, Vietnam Evakuasi 600.000 Penduduk

Kompas.com - 10/11/2013, 15:45 WIB
Gambar ini memperlihatkan kekuatan hembusan angin dari topan Haiyan atau dikenal juga dengan sebutan Charism SAYAT / AFPGambar ini memperlihatkan kekuatan hembusan angin dari topan Haiyan atau dikenal juga dengan sebutan "yolanda", yang menghantam Filipina pada Jumat (8/11/2013).
EditorBambang Priyo Jatmiko

HANOI, KOMPAS.com — Pemerintah Vietnam mulai mengevakuasi sekitar 600.000 jiwa lantaran topan Haiyan mengarah ke negara tersebut. Langkah itu dilakukan guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, sebagaimana yang terjadi di Filipina pada akhir pekan ini.

"Kami telah mengevakuasi lebih dari 174.000 kepala keluarga, yang setara dengan sekitar 600.000 jiwa," demikian pengumuman dari otoritas Vietnam, Minggu (10/11/2013).

Badai Haiyan diperkirakan akan menghantam Vietnam pada Senin pagi. Adapun penduduk yang dievakuasi adalah yang tinggal di bagian utara provinsi Nghe An, sekitar 230 kilometer dari Hanoi.

Namun, diperkirakan sekitar 200.000 jiwa yang telah dievakuasi yang berada di wilayah tengah Vietnam, diperbolehkan kembali ke rumahnya masing-masing.

Biro cuaca Vietnam menambahkan, topan Haiyan diperkirakan akan bergerak ke arah utara dan timur laut dengan kecepatan mencapai 35 kilometer per jam.

Kencangnya topan Haiyan kemungkinan bisa menyebabkan tanah longsor secara masif pada Senin pagi serta angin dengan kecepatan sekitar 74 kilometer (45 mil) per jam.

Sementara itu, maskapai penerbangan Vietnam Airlines mengumumkan telah membatalkan sekitar 62 penerbangan dari dan ke negara tersebut akibat cuaca buruk.

Sebelumnya pada Jumat (8/11/2013), Haiyan menghantam FIlipina dengan kecepatan angin mencapai 315 kilometer (195 mil) per jam sehingga menyebabkan kerusakan masal di negara itu. AFP menyebutkan, sekitar 10.000 orang telah tewas akibat bencana topan tersebut.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X