Kompas.com - 08/11/2013, 20:37 WIB
EditorErvan Hardoko
ROMA, KOMPAS.com — Kepolisian Italia, Jumat (8/11/2013), menahan seorang penyelundup manusia asal Somalia yang diduga kuat menjadi penyebab tenggelamnya kapal imigran yang menewaskan 336 orang orang pada 3 Oktober lalu.

Elmi Mouhamud Muhidin (34) ditangkap di Pulau Lampedusa di mana dia tinggal di pusat penampungan imigran yang penuh sesak dan berpura-pura menjadi salah satu dari para pengungsi itu.

Polisi mengatakan, korban selamat dalam tragedi 3 Oktober itu mengidentifikasi Mouhamud sebagai anggota kelompok jaringan penjual manusia yang menyelundupkan pengungsi dari Libya ke Italia.

Pria Somalia itu tiba di Lampedusa dengan perahunya sendiri pada 25 Oktober dan seorang rekannya yaitu pria berkebangsaan Palestina —yang juga telah ditahan— tiba pada 3 November.

Satu orang lagi, yaitu kapten kapal berkebangsaan Tunisia, Khaled Bensalam (35), langsung ditahan setelah tragedi itu dan dikenai dakwaan pembunuhan.

Sebanyak 155 orang yang selamat dari tragedi itu kebanyakan warga Eritrea, menyerang Mouhamud dan kawannya yang warga Palestina saat melihat mereka.  Jika tak diamankan polisi, kemungkinan besar kedua orang itu sudah tewas dihakimi massa.

Setelah ditahan, Mouhamud kemudian diterbangkan dari Lampedusa ke Sisilia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Jika dakwaan yang dijeratkan kepadanya terbukti, Mouhamud terancam hukuman penjara selama 30 tahun.

Perkosa imigran

Selain menyelundupkan imigran gelap, Mouhamud bersama beberapa anggota milisi Libya juga dituding memerkosa belasan imigran perempuan di penampungan pengungsi Sabha, Libya.

"Semua perempuan di penampungan pengungsi itu diperkosa," kata jaksa penuntut, Maurizio Scalia.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.