Kompas.com - 07/11/2013, 23:04 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Perdana Menteri Mesir Hazem Al Beblawi, Kamis (7/11/2013), mengatakan, mantan Presiden Hosni Mubarak yang kini berstatus tahanan rumah akan kembali menghuni penjara pada pertengahan bulan ini.

Mubarak menjalani status tahanan rumah sejak dibebaskan dari rumah sakit penjara pada Agustus lalu, dua tahun setelah penahanannya.

Kini dia menjalani persidangan ulang atas tewasnya hampir 900 pengunjuk rasa dalam revolusi 2011 yang berujung kejatuhannya. Namun, putusan pengadilan atas kasus itu kemudian dibatalkan.

Saat ini Mubarak masih menjalani sidang untuk dua kasus korupsi yang dituduhkan kepadanya.

Harian terbitan Mesir Al Masry Al Youm, mengutip PM Beblawi, melaporkan bahwa dikembalikannya Mubarak ke penjara merupakan mandat dari amandemen undang-undang yang disahkan pada September lalu.

Amandemen itu mencabut batas waktu penahanan dua tahun untuk terdakwa yang kejahatannya diancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.