Rusia Kirim Obor Olimpiade Sochi ke Angkasa Luar

Kompas.com - 07/11/2013, 14:29 WIB
Para penonton mengabadikan saat-saat roket Soyuz milik Rusia membawa tiga orang astronot yang membawa obor Olimpiade Sochi 2014 ke angkasa luar. Menurut rencana obor itu akan dibawa berjalan-jalan di luar angkasa pada Sabtu (9/11/2013). KIRILL KUDRYAVTSEV / AFPPara penonton mengabadikan saat-saat roket Soyuz milik Rusia membawa tiga orang astronot yang membawa obor Olimpiade Sochi 2014 ke angkasa luar. Menurut rencana obor itu akan dibawa berjalan-jalan di luar angkasa pada Sabtu (9/11/2013).
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS. com - Rusia, Kamis (7/11/2013), mengirim tiga angkasawan Rusia, Jepang, dan Amerika Serikat ke luar angkasa sambil membawa obor Olimpiade yang belum dinyalakan dan akan dibawa berjalan-jalan di angkasa luar untuk menandai Olimpiade musim dingin 2014 di Sochi.

Roket Soyuz-FG yang membawa kapsul Soyuz-TMA yang dihiasi lambang Olimpiade Sochi dan lima lingkaran Olimpiade, diluncurkan dari kosmodrom Baikonur, Kazakhstan dan akan bergabung dengan Stasiun Angkasa Luar Internasional (ISS).

"Roket Soyuz FG dan kampsul Soyuz TMA diluncurkan dari kosmodrom Baikonur pada pukul 8.14 waktu Moskwa," demikian pernyataan badan angkasa luar Rusia, Roscosmos.

Astronot NASA Rick Mastracchio menjadi yang pertama naik ke dalam kapsul sambil membawa obor Olimpiade, bersama rekannya kosmonot Rusia Mikhail Tyurin dan astronot Jepang, Koichi Wakata.

Nanti, pada Sabtu (9/11/2013), dua kosmonot Rusia yang sudah bertugas di ISS akan membawa obor Olimpiade itu berjalan-jalan di angkasa luar pada pukul 14.30 GMT atau pukul 23.30 WIB untuk mempromosikan Olimpiade Sochi. Namun, demi keselamatan pemerintah Rusia memastikan obor itu tidak akan dinyalakan.

"Membawa obor Olimpiade ke angkasa luar, hanya kami yang bisa melakukan itu," demikian seorang pembaca berita di stasiun televisi pemerintah Rossiya-2.

Sebenarnya, sudah dua kali obor Olimpiade dibawa ke angkasa luar yaitu pada Olimpiade 1996 Atlanta dan 2000 di Sydney. Namun, obor Olimpiade memang belum pernah dibawa berjalan di luar angkasa.

Selain dibawa ke luar angkasa, obor Olimpiade Sochi ini juga dibawa ke kutub utara bulan lalu menggunakan sebuah kapal pemecah es bertenaga nuklir.



Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X