Kompas.com - 05/11/2013, 14:19 WIB
EditorErvan Hardoko
TEHERAN, KOMPAS.com - Sejumlah media Iran, Senin (4/11/2013), mengabrakan seorang komandan pasukan elit Iran, Garda Revolusi, tewas tertembak "teroris" ketika sedang membela rakyat Suriah dekat ibu kota Damaskus.

Kantor berita Mehr mengabarkan komandan Mohammad Jamali Paqale, seorang veteran perang Iran-Irak pada 1980-an, baru-baru ini secara sukarela mendaftarkan diri untuk mempertahankan situs suci Syiah di dekat Damaskus.

Jamali tewas ketika bertempur mempertahankan tempat suci itu, namun Mehr tidak menyebutkan waktu tepat peristiwa tersebut.  Sementara itu, kantor berita ISNA mengabarkan Jamali akan dimakamkan pada Selasa (5/11/2013) di kota Kerman, wilayah selatan Iran.

Jamali, ujar Mehr, berasal dari kesatuan yang melatih Jenderal Qassem Soleimani, yang kini menjadi komandan pasukan elit Quds. Barat dan negara-negara Arab menuding pasukan Quds mengendalikan dukungan militer Iran untuk rezim Bashar al Assad.

Teheran selama ini mengaku pemerintahannya memang menyediakan persenjataan dan dukungan intelijen untuk Damaskus, namun selalu membantah telah mengirimkan pasukan tempur untuk membantu Assad.

Bantahan itu kembali diulangi juru bicara Garda Revolusi. "Seperti sudah kami katakan berulang kali, Iran tidak memiliki batalion terorganisasi di Suriah," kata Ramezan Sharif yang dikutip situs berita Sepahnews.

Iran, lanjut Ramezan, "hanya" mengirim penasihan militer untuk membagi pengalaman militer dengan pasukan Suriah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.