Kompas.com - 04/11/2013, 16:51 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Polisi Mali menangkap sekelompok tersangka pembunuh dua wartawan Perancis. Catatan AFP pada Senin (4/11/2013) menunjukkan, dua wartawan itu berasal dari media Radio Internasional Perancis (RFI).
Kedua wartawan itu mengalami penculikan pada Sabtu (2/11/2013) di kota Kidal. Keduanya adalah reporter Ghislaine Dupont (57) dan teknisi suara Claude Verlon (55). Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius sempat mengatakan kalau penculikan dan pembunuhan itu dilakukan oleh "kelompok teroris".

Sumber di Gao, utara Mali, mengatakan kalau para tersangka itu sudah ditangkap dan dijebloskan ke penjara polisi.

Pembunuhan kedua wartawan itu mengguncangkan Perancis. Soalnya, beberapa waktu silam, Perancis baru saja merayakan pembebasan para sandera dalam kasus penculikan di Niger, negara tetangga Mali.

Jasad Dupont dan Verlon ditemukan dengan luka tembak beberapa jam pasca-penculikan. Mayat keduanya tergeletak di sebuah truk pikap.

Rencananya, Dupont dan Verlon bertolak ke Kidal untuk mewancarai narasumber kelompok separatis Tuareg, Gerakan Nasional Pembebasan Azawad (MNLA).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.