Kompas.com - 02/11/2013, 21:06 WIB
Presiden Myanmar Thein Sein berbicara dalam konferensi pers dalam kunjungan di Tokyo, Jepang, Senin (23/4/2012). Sein mengatakan tidak ada rencana mengubah sumpah jabatan seperti yang dituntut Aung San Suu Kyi. AFP PHOTO / JIJI PRESSPresiden Myanmar Thein Sein berbicara dalam konferensi pers dalam kunjungan di Tokyo, Jepang, Senin (23/4/2012). Sein mengatakan tidak ada rencana mengubah sumpah jabatan seperti yang dituntut Aung San Suu Kyi.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com -Warga Myanmar menganggap gajah albino alias gajah dengan kelainan warna kulit adalah binatang aneh. Meski, sejatinya, gajah albino terbilang jenis langka.
Kali ini, seekor gajah albino, tulis laman Bangkok Post pada Sabtu (2/11/2013) mengundang kehebohan. Soalnya, hewan bertubuh tambun ini membunuh pawangnya sendiri. Kebetulan, nama pawangnya persis sama dengan nama Presiden Myanmar saat ini, Thein Sein. Mantan petinggi militer Myanmar itu menjabat presiden sejak Maret 2011.

Pawang berusia 56 tahun itu menemui ajal dalam perjalanan ke rumah sakit. Satu dari gajah albino yang dipelihara di Taman Gajah Putih, tak jauh dari Yangon, tempat Thein Sein bekerja secara tiba-tiba menanduknya. "Thein Sein terluka di dada kiri oleh tandukan gading gajah tersebut,"kata pihak medis.

Kepercayaan

Gajah albino yang menewaskan Thein Sein ternyata punya nama terbilang panjang. Hewan berusia 19 tahun itu bernama Yaza Gaha Thiri Pissaya Gaza Yaza.

Hewan berjenis kelamin jantan tersebut adalah gajah albino pertama yang ditangkap di masa pemerintahan junta militer Myanmar antara 1988 sampai dengan 2010. Di Taman Gajah, Yaza Gaha Thiri Pissaya Gaza Yaza tinggal bersama dua gajah albino betina.

Penangkapan gajah albino, khususnya di Myanmar, menjadi kepercayaan tersendiri sebagai penanda penghargaan bagi sebuah bergulirnya kerajaan atau pemerintahan. Hal serupa terjadi di Thailand.

Sampai sekarang, Myanmar memunyai delapan gajah albino, termasuk Yaza Gaha Thiri Pissaya Gaza Yaza. Tiga ekor dipelihara di Yangon. Selebihnya dipelihara di ibu kota, Nay Pyi Daw.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.