Kompas.com - 02/11/2013, 12:08 WIB
Hakimullah Mehsud dipercaya menjadi pemimpin Taliban Pakistan saat berusia 30 tahun. dok.BBC IndonesiaHakimullah Mehsud dipercaya menjadi pemimpin Taliban Pakistan saat berusia 30 tahun.
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com
 — Pemimpin kelompok Taliban Pakistan, Hakimullah Mehsud, tewas akibat serangan pesawat tanpa awak milik AS, Jumat (1/11/2013). Hal ini disampaikan seorang pejabat tinggi Taliban kepada BBC. Serangan pesawat tanpa awak itu mengenai kendaraan yang ditumpangi Mehsud di wilayah Waziristan Utara, Pakistan.

Sumber intelijen juga menyebutkan, empat orang lain tewas dalam serangan tersebut, termasuk dua pengawal Mehsud. Hakimullah Mehsud dilaporkan tewas sehari sebelum pejabat Pakistan menjadwalkan mengirim tim untuk memulai perundingan damai dengan Taliban.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Chaudhry Nisar mengatakan kepada saluran berita TV lokal, Geo, bahwa serangan ini seperti upaya untuk menyabotase pembicaraan damai dengan Taliban Pakistan. Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan pernyataan mengutuk serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran atas kedaulatan Pakistan.

Sementara itu, seorang pejabat intelijen senior AS mengatakan kepada AP bahwa AS menerima konfirmasi bahwa Mehsud telah tewas pada Jumat pagi.

Tampil di video

Namun, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS mengelak untuk memberikan konfirmasi resmi.

"Kami tidak dalam posisi untuk mengonfirmasi laporan tersebut, tetapi jika benar, ini akan menjadi kerugian besar bagi Taliban," katanya.

Mehsud diyakini sebagai pimpinan Taliban Pakistan yang paling dicari. Dia telah berulang kali dilaporkan tewas sebelumnya, tetapi tanpa konfirmasi. Wartawan diplomatik BBC, James Robbins, mengatakan, walaupun kematian Mehsud mungkin akan melemahkan Taliban, mereka akan kembali dengan pemimpin baru.

Hakimullah Mehsud mulai dikenal pada 2007 sebagai komandan di bawah pimpinan Taliban Baitullah Mehsud. Mereka berhasil menangkap 300 tentara Pakistan. Pada bulan Januari 2010, dia makin dikenal setelah tampil di video bersama seorang warga Jordania yang disebut telah melakukan aksi bom bunuh diri hingga menewaskan tujuh agen CIA di Afganistan.

Saat berusia 30 tahun, Mehsud dipercaya menjadi pemimpin Taliban di Pakistan pada 2009 setelah Baitullah Mehsud juga tewas dalam serangan pesawat tanpa awak milik AS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X