Kompas.com - 02/11/2013, 10:49 WIB
Foto Marco Lavoie yang diserahkan keluarganya ke kepolisian Kanada untuk memudahkan pencarian. Lavoie diserang beruang di tengah perjalanan berkano di daerah bersuhu ekstrem di sekitar Danau Matagami di Quebec, Kanada, dan kehilangan seluruh bekal makanan dan peralatan survival. Memulai perjalanan pada 16 Juli 2013, diserang beruang di bulan kedua perjalanan, dan baru pada Rabu (30/10/2013) dia ditemukan. CNN.comFoto Marco Lavoie yang diserahkan keluarganya ke kepolisian Kanada untuk memudahkan pencarian. Lavoie diserang beruang di tengah perjalanan berkano di daerah bersuhu ekstrem di sekitar Danau Matagami di Quebec, Kanada, dan kehilangan seluruh bekal makanan dan peralatan survival. Memulai perjalanan pada 16 Juli 2013, diserang beruang di bulan kedua perjalanan, dan baru pada Rabu (30/10/2013) dia ditemukan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
QUEBEC, KOMPAS.com - Kalau 48 jam lagi Marco Lavoie tidak diselamatkan, barangkali lelaki 44 tahun ini akan tewas. Dia ditemukan dalam kondisi hipotermia, dehidrasi, dan kelaparan berat.

Lavoie menjalani tiga bulan terakhir di gurun dengan suhu ekstrem Quebec, Kanada, setelah perkemahannya diserang beruang tanpa menyisakan satu pun peralatan untuk bertahan hidup. Kepolisian Kanada "menemukan" Lavoie, Rabu (30/10/2013).

Kepolisian Quebec menyatakan Lavoie sangat berpengalaman dengan kegiatan luar ruangan. Namun "pertemuan" dengan beruang mengubah peruntungannya.

Berdasarkan penuturan Lavoie, kepolisian mengatakan serangan beruang dihadapi Lavoie setelah dua bulan perjalanan terencana menggunakan kano di Danau Matagami. "Beruang menyerang perkemahan Lavoie, memakan seluruh bekal makanan, dan merusak peralatannya," kata juru bicara kepolisian Christine Coulombe.

Beruang tidak melukai Lavoie tetapi meninggalkannya tanpa peralatan maupun bahan makanan untuk bertahan hidup. Rincian lebih lanjut belum dapat digali dari Lavoie karena kondisinya.

"Ada subkultur orang yang menyukai bepergian dengan perjalanan panjang ke antah berantah, dan kadang-kadang kita lupa betapa berbahayanya itu," ujar
Gerald Lemoine, walikota sebuah kota kecil di dekat Matagami, seperti dikutip Montreal Gazette.

Lavoie memulai perjalanan berkanonya pada 16 Juli 2013. Pada 21 Oktober 2013, keluarganya melapor ke polisi karena sudah terlalu lama tak ada komunikasi dari Lavoie. Pencarian pun digelar selama delapan hari di cuaca yang memungkinkan, tanpa mendapatkan hasil.

Tim penyelamat yang berkeliling menggunakan helikopter akhirnya melihat Lavoie pada Rabu (30/10/2013) tetapi tak ada landasan aman untuk mendarat. Coulombe mengatakan petugas penyelamat harus mendaki sekitar satu kilometer ke lokasi Lavoie untuk kemudian membawanya ke helikopter.

Ketika ditemukan, Lavoie nyaris tak bisa berbicara sama sekali, dan awalnya bahkan tak bisa untuk sekadar meminum air. "Kalau dia tak ditemukan dalam satu dua hari dengan kondisinya itu, dia pasti mati kelaparan," kata juru bicara kepolisian Ronald McInnis. Menurut dia, Lavoie sudah kehilangan separuh berat badannya saat berangkat.

Kelaparan selama berbulan-bulan di suhu ekstrem dataran tinggi Kanada, disebut sebagai sebuah siksaan yang tak akan tertahankan oleh kebanyakan orang. "
Ini prestasi luar biasa bahwa dia mampu bertahan hidup selama ini dengan nyaris tanpa peralatan," ujar pelatih survival Caleb Musgrave.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Musgrave mengatakan saat seseorang kelaparan, akan ada perubahan besar pada suasana hati, pikiran berhenti, dan seluruh tubuh mengalami kram. Pada titik itu, lanjut Musgrave, badan akan mulai "menggerogoti" lemak dalam organ dan kemudian lemak di otot. "Butuh seseorang yang pantang menyerah untuk melewati semua itu," tegas dia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.