Rumah Penampungan Anggota Al Qaeda Ditemukan di Turki

Kompas.com - 31/10/2013, 18:05 WIB
Kelompok militan Al-Nusra yang berafiliasi ke Al-Qaeda termasuk di dalam daftar kelompok teroris yang diawasi Amerika Serikat. AFPKelompok militan Al-Nusra yang berafiliasi ke Al-Qaeda termasuk di dalam daftar kelompok teroris yang diawasi Amerika Serikat.
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com — Sejumlah rumah di wilayah selatan Turki ternyata digunakan untuk menampung ratusan anggota baru Al Qaeda sebelum mereka memasuki wilayah Suriah untuk memerangi Presiden Bashar al-Assad. Demikian dikabarkan harian The Daily Telegraph.

Seorang sukarelawan yang membantu menyelundupkan anggota Al Qaeda itu ke Suriah mengatakan, lokasinya yang dekat dengan perbatasan Suriah membuat Al Qaeda dengan mudah mengirim pejuangnya untuk "membajak" Tentara Pembebasan Suriah yang lebih moderat.

"Setiap hari, ada saja orang baru yang datang dari seluruh penjuru dunia," kata Abu Abdulrahman, seorang sukarelawan asal Jordania.

Abu Abdulrahman bertugas mengelola sebuah jaringan pusat penerimaan anggota baru di selatan Turki bagi mereka yang ingin bergabung dengan cabang Al Qaeda di Suriah.

Dari rumah penampungan di Turki itu, Abu Abdulrahman menggunakan akun Skype untuk menjalin komunikasi dengan para sukarelawan dari berbagai penjuru dunia.

Lewat Skype, Abu Abdulrahman memberikan rincian terkait prosedur yang harus dipenuhi para sukarelawan saat mereka tiba di Turki dan bergabung dengan Al Qaeda.

"Jika kalian ingin bergabung, syarat utama adalah kalian harus seorang Muslim. Kami harus meneliti Anda agar yakin bahwa Anda bukan mata-mata," kata Abdulrahman.

"Jika Anda warga asing, seseorang yang adalah anggota jaringan kami harus memberikan rekomendasi," tambah dia.

Sebagian besar rumah penampungan itu berupa apartemen yang disewa dengan nama palsu di kawasan pedesaan Turki dekat dengan perbatasan Suriah.

Menurut Telegraph, para rekrutan baru itu terkadang harus menunggu hingga beberapa pekan sebelum mereka diizinkan menyeberangi perbatasan dan ikut bertempur di Suriah.




Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X