Kompas.com - 30/10/2013, 08:41 WIB
EditorEgidius Patnistik
Ribuan warga Suriah akhirnya diizinkan meninggalkan Muadhamiya yang terkepung di pinggiran Damaskus setelah blokade dilonggarkan oleh pasukan pemerintah. Wartawan BBC, Lyse Doucet, yang berada di lokasi itu, mengatakan warga dalam kondisi menyedihkan berduyun-duyun meninggalkan Muadhamiya yang terkepung sejak Maret lalu.

Banyak warga, jelas Doucet, dibawa dengan tandu sementara sebagian dari mereka menangis.

Pasok makanan, air dan obat-obatan di Muadhamiya sangat sedikit dan penduduk sebelumnya telah meminta aparat berwenang agar diperbolehkan keluar untuk menghindari kelaparan.

"Kami tidak pernah melihat sepotong roti selama sembilan bulan," kata seorang perempuan kepada BBC. "Kami memakan daun dan rumput."

Kondisi Parah

Seorang anak perempuan dan adiknya memegang roti yang disalurkan oleh Masyarat Sabit Merah Arab Suriah sambil mengatakan, "Kami semua sakit." Militer Suriah sebelumnya mengatakan kawasan-kawasan yang dikuasai pemberontak di Damaskus mempunyai dua pilihan, menyerahkan diri atau kelaparan.

Menteri Sosial Kinda Al Shamamat, yang menangani evakuasi warga, menuduh pemberontak menyusup ke Muadhamiya.

Namun pemberontak menuduh pasukan pemerintah berusaha membuat penduduk kelaparan agar tunduk pada pemerintah. Meskipun penduduk sipil melarikan diri, pasukan pemberontak tetap mendiami kawasan di pinggiran ibukota Damaskus itu.

Setidaknya tiga kawasan pinggiran ibukota, Yarmouk, Ghouta Timur dan Muadhamiya, dikepung oleh pasukan pemerintah selama berbulan-bulan terakhir.

Awal bulan ini para ulama mengeluarkan fatwa bagi penduduk yang tinggal di daerah yang terkepung di luar Damaskus untuk mengkonsumsi daging kucing, anjing dan keledai guna mengatasi kelaparan. Mereka juga menyerukan bantuan dunia karena kondisi parah di pinggiran ibukota.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.