Kompas.com - 29/10/2013, 22:27 WIB
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com — Presiden Suriah Bashar Al-Assad, Selasa (29/10/2013), memecat wakil perdana menteri Qadri Jamil karena "membolos" dan melakukan pertemuan di luar negeri tanpa perintah. Demikian dikabarkan kantor berita SANA.

Pemecatan ini terjadi menyusul pemberitaan media yang mengabarkan Qadri telah melakukan pertemuan dengan utusan AS untuk urusan Suriah Robert Ford akhir pekan lalu untuk mendiskusikan soal rencana pembicaraan damai di Geneva.

Pemerintah AS dan Rusia berjuang untuk meyakinkan berbagai kelompok di Suriah untuk hadir dalam pembicaraan damai di Geneva, Swiss, bulan depan, untuk mengakhiri perang saudara yang sudah menewaskan sedikitnya 115.000 orang itu.

Sementara itu, utusan PBB-Liga Arab Lakhdar Braghimi berada di Damaskus sebagai bagian dari perjalanannya untuk menggalang dukungan untuk kesuksesan pembicaraan damai Suriah.

Rencana pembicaraan damai di Geneva sendiri masih diragukan banyak kalangan bisa berlangsung. Sebab, sejauh ini kelompok pemberontak yang kian terpisah-pisah belum menyatakan kesediaannya untuk hadir.

Kelompok oposisi utama Koalisi Nasional menolak datang ke Geneva, kecuali mundurnya Assad dari jabatan presiden sudah ada dalam agenda pembicaraan.

Situasi semakin sulit setelah Damaskus enggan memenuhi tuntutan koalisi pemberontak itu. Sementara kelompok pemberontak yang lain akan memberi label pengkhianat bagi kelompok manapun yang datang ke Geneva.

Ketidakpastian semakin besar setelah Assad mengatakan dia tidak akan bernegosiasi dengan kelompok yang terkait dengan pemberontak yang memerangi pasukannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.