Kompas.com - 29/10/2013, 16:43 WIB
EditorErvan Hardoko
QUETTA, KOMPAS.com — Seorang tetua suku pro-Pemerintah Pakistan dan enam anggota keluarganya tewas saat sekelompok orang bersenjata menyerbu kediamannya di Provinsi Baluchistan, Selasa (29/10/2013) dini hari.

Serangan yang terjadi pada subuh itu terjadi di distrik Dera Bugti, sekitar 450 kilometer sebelah tenggara Quetta, ibu kota Baluchistan, kawasan yang dikenal sebagai basis kelompok pemberontak, militan Islam, dan kelompok sektarian lainnya.

"Dodha Khan, istri, putra, menantu, dan tiga cucunya tewas terbunuh dalam serangan itu," kata seorang pejabat senior Dera Bugti, Abdul Jabbar.

Jabbar menambahkan, lebih dari 12 orang penyerang yang dipersenjatai senapan serbu dan persenjataan canggih lain "menyiram" kediaman Dodha Khan dengan peluru.

Akibatnya, selain tujuh orang tewas, satu anggota keluarga perempuan masih dalam kondisi kritis di rumah sakit setempat. "Para penyerang meloloskan diri dengan selamat usai melakukan serangan," tambah Jabbar.

Saat ini, sambung Jabbar, pemerintah sedang menyelidiki penyebab terbunuhnya Dodha Khan.
"Kami sedang menyelidiki apakah Dodha Khan tewas karena dukungannya untuk pemerintah atau ada masalah pribadi dengan orang lain," ujar Jabbar.

Sementara itu, juru bicara pasukan paramiliter Korps Perbatasan, Manzoor Ahmad, membenarkan penyerangan itu dan jumlah korban tewas dalam kejadian tersebut.

Sejauh ini belum ada satu kelompok pun yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, kelompok pemberontak Baluch kerap membunuh kepala suku yang diketahui mendukung pemerintah Islamabad.

Sejak 2004, kelompok separatis Baluch memperjuangkan otonomi politik dan pembagian keuntungan lebih besar dari kekayaan alam Provinsi Baluchistan, yaitu minyak, gas, dan mineral lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.