Mobil Tabrak Turis di Lapangan Tiananmen China, Aksi Protes Lagi?

Kompas.com - 29/10/2013, 04:41 WIB
Lapangan Tiananmen di Beijing, China Kompas/M Subhan SDLapangan Tiananmen di Beijing, China
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BEIJING, KOMPAS.com — Lima orang termasuk seorang turis Filipina tewas dan 38 yang lain terluka, setelah sebuah kendaraan menabrak kerumunan di Lapangan Tiananmen Beijing, China, Senin (28/10/2013). Mobil pun terbakar sesudah menabrak kerumunan itu. Mungkinkah ini disengaja?

Satu turis Italia berusia 58 tahun mengatakan, ia tengah berkeliling Kota Terlarang ketika petugas kemanan datang dan meminta orang-orang meninggalkan bekas istana kekaisaran China itu.

Lapangan Tiananmen yang berada di luar Kota Terlarang pada umumnya berada di bawah pengamanan ketat dengan petugas berseragam maupun berpakaian preman, yang bahkan dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran.

Insiden Senin siang ini pun mengundang beragam spekulasi, tak terkecuali di media sosial. "Apakah ini insiden bakar diri?" tulis seseorang di media sosial, seketika setelah insiden itu. "Masih ada orang di dalam mobil!"

Mencuatnya dugaan ini tak bisa dibilang aneh, dengan sejarah panjang aksi protes yang bak api dalam sekam di Negeri Tirai Bambu ini. Setidaknya, 120 warga Tibet diketahui menyiapkan diri mereka untuk menggelar aksi sejak Februari 2009 di Tibet dan sekitar China, sebagai protes terhadap apa yang mereka anggap sebagai penindasan Beijing.

Penulis lain berpendapat insiden tersebut sama sekali tak terlihat sebagai kecelakaan. "Ini tidak mungkin kecelakaan, tapi sesuatu yang sudah direncanakan," tulisnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan, dia tak tahu secara spesifik apakah ada bukti serangan teroris dalam insiden ini. Siaran berita televisi negara CCTV tidak menyebutkan insiden ini dalam buletin malam andalannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kabar tentang insiden tersebut merembes keluar melalui dunia maya pada Senin petang, melalui media sosial dari warga China yang berada di lokasi kejadian. Segera setelah insiden, polisi memasang barikade tepat di depan potret Mao Zedong, menghalangi orang yang lewat untuk melihat insiden itu.

Petugas kepolisian pun melarang setiap orang memasuki lapangan Tiananmen. Sebaliknya dari dalam terdengar perintah perwira polisi yang berkeliling menumpang van, menyuarakan perintah agar semua orang meninggalkan lapangan Tiananmen dan Kota Terlarang melalui pengeras suara.

Lapangan Tiananmen berada di depan Kota Terlarang, sebuah lokasi wisata warisan dunia yang setiap tahun dikunjungi tak kurang dari 14 juta turis. Namun, lapangan ini juga adalah tempat demonstrasi mahasiswa dan warga China pada 1989, yang dihadapi dengan brutal oleh penguasa.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.