Paus Fransiskus Serukan Dialog Antaragama di Myanmar

Kompas.com - 28/10/2013, 21:25 WIB
Paus Fransiskus bertemu dengan pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi di Vatikan, Senin (28/10/2013). FRANCESCO SFORZA / OSSERVATORE ROMANO / AFPPaus Fransiskus bertemu dengan pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi di Vatikan, Senin (28/10/2013).
EditorErvan Hardoko
VATICAN CITY, KOMPAS.com — Paus Fransiskus, Senin (28/10/2013), menyerukan dialog antaragama di Myanmar untuk mengakhiri kekerasan sektarian di negeri tersebut.

Seruan Paus ini disampaikan saat menerima tokoh oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi, di Vatikan. Dalam pertemuan itu, keduanya juga membahas upaya panjang Suu Kyi untuk memperjuangkan demokrasi.

"Paus mengungkapkan apresiasinya terhadap perjuangan tanpa kekerasan yang dilakukan Aung San Suu Kyi untuk mencapai perdamaian dan demokrasi," kata Juru Bicara Vatikan, Federico Lombardi.

"Paus mengatakan, dia akan mendoakan tercapainya dialog antaragama di Myanmar. Paus juga mengatakan Gereja Katolik akan melayani siapa saja di Myanmar tanpa diskriminasi," tambah Lombardi.

Ini adalah pertemuan pertama Paus dengan pimpin demokrasi Myanmar yang belakangan dikritik karena dianggap kurang vokal terkait kekerasan etnis dan agama di Myanmar.

Selama beberapa bulan terakhir, Myanmar diguncang kekerasan sektarian yang mengundang keprihatinan dunia internasional.

Sekitar 250 orang tewas dan 140.000 lainnya terpaksa mengungsi akibat bentrokan berdarah antarumat Buddha dan Muslim di Myanmar, terutama yang terjadi di negara bagian Rakhine sejak Juni 2012.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X