Kompas.com - 28/10/2013, 20:02 WIB
Sejumlah prajurit TNI dari Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-J/MONUSCO merehabilitasi bangunan penjara di Dungu Town, sekitar 10 kilometer dari Bumi Nusantara Camp, Markas prajurit TNI di Republik Demokratik Kongo. Puspen TNISejumlah prajurit TNI dari Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-J/MONUSCO merehabilitasi bangunan penjara di Dungu Town, sekitar 10 kilometer dari Bumi Nusantara Camp, Markas prajurit TNI di Republik Demokratik Kongo.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) mengingatkan soal perang di Republik Demokratik (RD) Kongo yang bisa menjalar di kawasan sekitarnya. "Skala perang bisa meluas,"kata Utusan Khusus untuk AS untuk RD Kongo Russell Feingold di Paris, sebagaimana warta AFPpada Senin (28/10/2013).


Feingold baru saja berkunjung ke RD Kongo untuk pencarian solusi penghentian perang di negeri itu. RD Kongo termasuk dalam kawasan Danau-dana Besar di Afrika. Negara itu dikelilingi oleh Rwanda, Uganda, dan Burundi.

AS dalam mandat Dewan Keamanan (DK) PBB ikut bergabung dalam pasukan penjaga perdamaian demi memerangi pemberontak M23. Kelompok ini bercokol di wilayah timur RD Kongo.

Feingold mengingatkan pentingnya peran Presiden RD Kongo Joseph Kabila untuk penuntasan kasus perang saudara ini. "Hingga kini, solusi militer masih merupakan jawaban untuk memulihkan stabilitas di RD Kongo,"katanya.

Termutakhir, konflik bersenjata pecah pada Jumat (25/10/2013) silam. Lantaran itu, militer RD Kongo bekerja sama dengan pasukan PBB mengontrol dua kota lokasi baku tembak tersebut.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X