Kompas.com - 28/10/2013, 19:36 WIB
Foto yang diambil pada 5 Juni 2013 ini memperlihatkan prajurit angkatan darat Nigeria berpatroli di dekat kota Maiduguri, negara bagian Borno, basis terkuat kelompok militan Boko Haram. Quentin Leboucher / AFPFoto yang diambil pada 5 Juni 2013 ini memperlihatkan prajurit angkatan darat Nigeria berpatroli di dekat kota Maiduguri, negara bagian Borno, basis terkuat kelompok militan Boko Haram.
EditorErvan Hardoko
KANO, KOMPAS.com - Sebanyak 35 jenazah berseragam militer dibawa ke sebuah kamar jenazah di sebuah rumah sakit di wilayah timur laut Nigeria yang bergejolak.

Puluhan jenazah itu tiba di rumah sakit usai sebuah serangan maut kelompok Boko Haram yang mentargetkan anggota militer Nigeria. Demikian sumber rumah sakit menjelasakan, Senin (28/10/2013).

Serangan itu sendiri terjadi pada Kamis malam pekan lalu di ibu kota negara bagian Yobe, Damaturu. Serangan tersebut adalah yang pertama dilakukan Boko Haram di pusat sebuah kota besar dalam beberapa pekan terakhir.

Polisi dan warga setempat mengatakan anggota Boko Haram dalam jumlah besar menggunakan kendaraan bermotor dan berjalan kaki menyerbu pusat kota ketika hari sudah gelap.

Bersenjatakan senjata api dan bahan peledak, Boko Haram menyerang dan membakar empat kantor polisi sehingga memicu baku tembak selama beberapa jam dengan militer.

"Kami menerima banyak jenazah dalam tiga hari terakhir setelah serangan. Saya menghitung ada 35 jenazah berseragam militer," kata seorang petinggi sebuah rumah sakit di Damaturu.

Sementara itu, seorang perwira militer di kota Jos mengatakan 20 orang prajurit dirawat di rumah sakit kota itu. Mereka menderita luka tembak akibat pertempuran dengan Boko Haram di Damaturu.

"Mereka dibawa ke sini demi alasan keamanan dan fasilitas yang lebih baik," kata perwira yang tak ingin disebutkan namanya itu.

Militer Nigeria biasanya sangat tertutup soal korban yang jatuh menyusul serangan Boko Haram dan militer biasanya menekan pejabat lokal untuk tidak menyebutkan jumlah anggota militer yang tewas.

Sementara itu, juru bicara militer Nigeria wilayah Yobe Lazarus Eli tidak menepis puluhan prajurit tewas dalam bentrokan di Damaturu.

"Namun kami tidak memiliki data soal jumlah prajurit yang tewas," ujar Lazarus.

Sejauh ini memang belum jelas apakah jenazah berseragam militer itu adalah prajurit angkatan darat Nigeria. Sebab, para pejuang Boko Haram juga kerap mengenakan seragam loreng militer dalam aksi-aksi mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.