Kompas.com - 28/10/2013, 09:55 WIB
Presiden Barack Obama dan Kanselir Angela Merkel. CHRISTOF STACHE / AFPPresiden Barack Obama dan Kanselir Angela Merkel.
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.COM — Badan Keamanan Nasional atau National Security Agency (NSA) AS membantah laporan media Jerman yang menyatakan bahwa Presiden Barack Obama telah diberi tahu tentang penyadapan ponsel Kanselir Jerman, Angela Merkel.

Kepala NSA Jenderal Keith Alexander "tidak berdiskusi dengan Presiden Obama pada 2010 tentang dugaan operasi luar negeri terhadap Merkel, Kanselir Jerman. (Dia) juga tidak pernah membahas dugaan operasi yang berhubungan dengan Kanselir Merkel," kata juru bicara NSA, Vanee Vines. "Laporan berita yang mengklaim sebaliknya, tidak benar," lanjut Vines.

Media Jerman melaporkan, penyadapan telepon itu mungkin telah dimulai pada awal 2002, yang merupakan bagian dari aksi pemantauan luas NSA terhadap komunikasi puluhan pemimpin dunia dan warga negara biasa. Aksi NSA, yang belakangan terbongkar itu, telah memicu kemarahan global.

Harian Bild am Sonntag mengutip sumber-sumber intelijen AS yang mengatakan bahwa Jenderal Alexander telah memberi tahu Obama tentang operasi terhadap Merkel pada 2010. Mingguan berita Der Spiegel melaporkan bahwa dokumen-dokumen NSA yang bocor menunjukkan ponsel Merkel telah muncul pada daftar target mata-mata lebih dari satu dekade, dan masih tetap di bawah pemantauan beberapa minggu sebelum Obama mengunjungi Berlin pada Juni.

Jika aksi mata-mata terhadap Merkel dimulai pada tahun 2002, sebagaimana dilaporkan, berarti Amerika Serikat pada masa Presiden George W Bush telah menyasar Merkel ketika dia masih menjadi pemimpin oposisi negara itu, tiga tahun sebelum perempuan itu menjadi kanselir.

Penyingkapan skandal tersebut berpotensi melukai hubungan trans-Atlantik, dan telah membuat Merkel melakukan konfrontasi dengan Obama melalui telepon pada Rabu lalu. Merkel mengatakan bahwa tindakan mata-mata seperti itu merupakan "pelanggaran terhadap kepercayaan."

Gedung Putih mengatakan, pihaknya tidak sedang memonitor panggilan telepon Merkel dan tidak akan melakukan hal itu di masa depan, tetapi tidak mengatakan apakah pernah melakukan hal itu sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah seorang anggota parlemen AS telah mengatakan bahwa Obama harus "berhenti minta maaf" terkait program penyadapan telepon NSA yang telah "menyelamatkan ribuan nyawa". "Presiden harus berhenti meminta maaf, berhenti menjadi defensif," kata anggota Parlemen dari Partai Republik, Peter King, di program Meet the Press televisi NBC.

"Kenyataannya adalah NSA telah menyelamatkan ribuan nyawa. Bukan hanya di Amerika Serikat, melainkan juga di Perancis dan Jerman dan di seluruh Eropa." Program NSA mengumpulkan "informasi intelijen yang berharga dalam membantu, bukan hanya kita, melainkan juga membantu orang-orang Eropa," kata King.

Operasi-operasi NSA itu telah mendorong sejumlah warga Eropa menyerukan penangguhan pembicaraan zona perdagangan bebas antara Uni Eropa dan AS. Namun, Merkel, yang negaranya berorientasi ekspor, menolak seruan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.