Sudah Empat Perempuan Arab Saudi Menyetir Mobil Sendiri

Kompas.com - 26/10/2013, 18:52 WIB
Aktivis perempuan Arab Saudi Manal al-Sharif, yang kini tinggal di Uni Emirat Arab, menunjukkan lambang kemenangan dengan jarinya saat dia mengemudikan mobilnya di Dubai. AFPAktivis perempuan Arab Saudi Manal al-Sharif, yang kini tinggal di Uni Emirat Arab, menunjukkan lambang kemenangan dengan jarinya saat dia mengemudikan mobilnya di Dubai.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - May Al Sawyan dengan tenang tiba di sebuah toko kebutuhan pokok di Riyadh, Arab Saudi. Ia menyetir mobilnya sendiri sekaligus memarkirnya di depan toko itu. "Tak ada polisi yang menyetop saya,"katanya enteng.

Catatan AP sampai dengan Sabtu (25/10/2013) ini bahkan menunjukkan sudah empat perempuan Arab, termasuk Al Sawyan, yang "melenggang" di belakang setir sendiri di jalan raya. Padahal, pemerintah Arab sudah mencabut izin bagi perempuan menyetir sendiri mobil mereka.

Pemerintah Arab Saudi memang tak spesifik tertulis menerapkan beleid itu. Tapi, sampai kini, pemerintah Arab memang tidak melansir surat izin mengemudi (SIM) bagi perempuan.

Ikhwal pencabutan izin itu justru mendapat tentangan di media sosial. Sejak akhir September misalnya, kampanye di dunia maya demi mempertahankan izin agar perempuan boleh mengemudi sendiri mendapat dukungan 16.000 tanda tangan.

Karuan saja, petisi itu mendapat tentangan dari para ulama ultrakonservatif Arab. Ada dugaan, laman petisi itu, oct26driving.org dan versi Bahasa Inggrisnya di Youtube, yang kini tak bisa diklik berujung pada ketidaksukaan kelompok ultrakonservatif itu.    

Sebuah kalimat yang kurang lebih menyatakan kaum perempuan Arab Saudi tak ingin duduk di kursi belakang mobil lagi. Ini adalah bagian dari kampanye agar pemerintah Arab Saudi mengizinkan kaum perempuan mengemudikan mobil.

"Sampai sekarang saya sangat bahagia dan bangga karena tak ada reaksi terhadap saya,"kata May Al Sawyan.

Kendati begitu, suami dan anggota keluarga Al Sawyan sempat ketar-ketir lantaran tindakannya itu.

Arab Saudi kali pertama mendapat aksi protes dari kaum perempuan pada 1995 soal mengemudi tersebut. Kala itu, polisi menahan 50 perempuan yang kedapatan menyetir mobil sendirian. Tak cuma itu, polisi bahkan menyita paspor mereka.

Pada Juni 2011, di seluruh Arab, ada 40 perempuan yang menyetir sendiri mobil mereka di jalanan. Ini merupakan aksi protes terhadap penangkapan seorang perempuan yang mengunggah video tatkala dirinya tengah menyetir mobil.

IST Selama ini perempuan Arab Saudi dilarang mengemudikan mobil sendiri tanpa pendamping pria.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X