Kompas.com - 25/10/2013, 16:58 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorErvan Hardoko
SANAA, KOMPAS.com — Kelompok Al Qaeda Semenanjung Arab (AQAP), Jumat (25/10/2013), mengancam akan melakukan pembalasan kejam jika Pemerintah Yaman menghukum 300 anggotanya yang berupaya kabur dari penjara.

Pada Selasa (22/10/2013), aparat keamanan Yaman berhasil menggagalkan upaya 300 orang tahanan Al Qaeda yang memberontak dan berupaya kabur dari penjara yang dikelola badan intelijen di ibu kota Sanaa.

"Kami memperingatkan rezim Sanaa atas konsuekensi yang akan mereka terima jika mereka menghukum para tahanan yang memberontak dan berusaha kabur," kata seorang pemimpin AQAP di Yaman selatan, Jalal Baledi al-Marqashi, dalam sebuah video yang diunggah ke situs YouTube.

Dalam pernyataannya itu Marqashi menuding pemerintah memperlakukan tahanan dengan buruk.

"Mereka disiksa, dipukuli, dan dihina. Mereka ditahan dalam waktu lama tanpa tuduhan apa pun dan menjalani sidang yang tidak adil," ujar Marqashi.

Sementara itu, dua organisasi non-Pemerintah Yaman mendesak PBB dan berbagai organisasi internasional untuk melakukan investigasi kemungkinan adanya pelanggaran HAM berat di sejumlah penjara Yaman.

Pusat Hak Politik dan Sipil Rakyat dan Yayasan Pembangunan Timur Tengah menyerukan agar Pemerintah Yaman membentuk sebuah komite untuk menyelidiki situasi para tahanan di dalam penjara.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X