Presiden Filipina Tidur di Tenda Pengungsi Korban Gempa

Kompas.com - 24/10/2013, 22:50 WIB
Presiden Filipina Benigno Aquino terlihat di dalam sebuah tenda setelah menginap di tenda militer bersama para pengungsi korban gempa di Provinsi Bohol. GIL NARTEA / MPB / AFPPresiden Filipina Benigno Aquino terlihat di dalam sebuah tenda setelah menginap di tenda militer bersama para pengungsi korban gempa di Provinsi Bohol.
|
EditorErvan Hardoko
MANILA, KOMPAS.com — Presiden Filipina Benigno Aquino III tidur di dalam tenda militer bersama para pengungsi korban gempa bumi di Provinsi Bohol, Filipina tengah, sepanjang Rabu (23/10/2013) malam.

Aquino melakukan itu untuk merasakan langsung kehidupan para pengungsi yang terpaksa tidur di tenda militer karena kota mereka hancur akibat gempa bumi. Kantor berita AP, Kamis (24/10/2013) melaporkan, Benigno Aquino III mengaku dia masih merasakan guncangan ringan gempa bumi menjelang Kamis dini hari.

Dia juga mengakui betapa para pengungsi harus menahan udara dingin karena dirinya juga harus mengenakan jaket untuk mengatasi udara dingin. Lokasi tenda ini terletak di kota Loon, Provinsi Bohol yang hancur akibat gempa.

Presiden Aquino mengakui pengalamannya tidur di tenda pengungsi ini mengembalikan memorinya saat dirinya menjadi pramuka.

Guncangan gempa bumi berkekuatan 7,2 skala Richter pada 15 Oktober lalu menyebabkan sedikitnya 198 orang tewas, sebagian besar yakni 185 korban tewas jatuh di Provinsi Bohol dan
ratusan lainnya cedera.

Guncangan gempa ini merusakan ribuan rumah termasuk beberapa gereja. Banyak penduduk desa menolak kembali ke rumah mereka karena guncangan gempa bumi susulan masih terjadi.
Mereka juga menolak kembali karena beredar desas-desus bahwa sebuah guncangan gempa bumi yang kuat akan terjadi dan menimbulkan gelombang tsunami.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.