Kompas.com - 24/10/2013, 17:34 WIB
Presiden Barack Obama dan Kanselir Angela Merkel. CHRISTOF STACHE / AFPPresiden Barack Obama dan Kanselir Angela Merkel.
EditorErvan Hardoko
BERLIN, KOMPAS.com — Pemerintah Jerman, Kamis (24/10/2013), memanggil duta besar AS di Berlin terkait kecurigaan Washington memata-matai telepon genggam Kanselir Angela Merkel.

Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle secara personal akan bertemu dengan Dubes John B Emerson dalam sebuah langkah tak lazim antara dua sekutu dekat ini.

"Posisi Pemerintah Jerman akan disampaikan dengan jelas dalam pertemuan nanti," ujar seorang juru bicara Kemenlu Jerman.

Sebelumnya, pada Rabu (23/10/2013), Kanselir Merkel menelepon Presiden AS Barack Obama untuk meminta kejelasan setelah mendapat informasi bahwa mata-mata AS kemungkinan sudah menyadap telepon genggamnya.

Dalam pembicaraan itu, Merkel memperingatkan tindakan itu akan menghilangkan kepercayaan di antara kedua rekan internasional itu.

Menanggapi pertanyaan Merkel itu, Gedung Putih mengatakan mendengarkan keluhan Merkel, tetapi tidak membantah adanya kemungkinan penyadapan telepon sang kanselir di masa lalu.

Dugaan penyadapan ini memicu kemarahan di Jerman dan juru bicara Kanselir Merkel, Steffen Seibert, mengatakan bahwa Merkel sangat mengecam praktik semacam itu dan menyebut tindakan seperti itu sangat tidak dapat diterima.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di antara kawan dekat, seperti antara Republik Federal Jerman dan AS selama beberapa dekade, seharusnya tidak perlu adanya pengawasan komunikasi kepala pemerintahan," demikian pernyataan kantor Kanselir Angela Merkel mengutip pembicaraan telepon dengan Obama.

"Praktik semacam ini harus dihentikan dengan segera," ujar Merkel kepada Obama.

Angela Merkel dibesarkan di Jerman Timur yang komunis, di mana negara memata-matai warganya adalah hal yang biasa. Sebagai bangsa, Jerman juga masih menyimpan trauma pelecehan warga yang dilakukan aparat keamanan di bawah rezim Nazi.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.