Kompas.com - 23/10/2013, 23:26 WIB
Seorang polisi Irak berjaga di kota Fallujah menyusul serangan kelompok militan ke sebuah kantor polisi kota itu Senin (21/10/2013) yang menewaskan dua polisi dan mencederai empat orang lainnya. AZHER SHALLAL / AFPSeorang polisi Irak berjaga di kota Fallujah menyusul serangan kelompok militan ke sebuah kantor polisi kota itu Senin (21/10/2013) yang menewaskan dua polisi dan mencederai empat orang lainnya.
EditorErvan Hardoko
RAMADI, KOMPAS.com — Sebuah serangan terkoordinasi antara kelompok penyerang bersenjata dan bom bunuh diri menewaskan 25 polisi dan tiga orang warga sipil di provinsi Anbar, Selasa (22/10/2013) malam.

Empat serangan maut di antaranya terjadi di sekitar kota Rutba, 110 kilometer dari perbatasan Suriah.

Seorang pengebom bunuh diri meledakkan sebuah truk tangki berisi bahan peledak di sebuah pos polisi di sebelah timur kota Rutba. Sementara itu, kelompok militan dengan persenjataan berat menyerang sebuah kantor polisi di dalam kota.

Satu bom mobil bunuh diri lagi menghantam sebuah pos polisi di sisi barat kota itu. Tiga serangan itu menewaskan 18 orang polisi dan 25 lainnya terluka. Tiga warga sipil tewas setelah seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan sebuah truk penuh bahan peledak di sebuah jembatan di sebelah barat kota Rutba.

Pada sekitar pukul 23.00, atau satu jam dari rangkaian serangan di kota Rutba, sekelompok orang bersenjata menyerang sebuah pos polisi di luar kota Ramadi, ibu kota provinsi Anbar. Serangan itu menewaskan tiga polisi dan melukai satu orang lainnya.

Satu pos polisi lain di kota Ramadi juga diserang sekelompok orang bersenjata dan menewaskan empat orang polisi. Serangan pada Selasa itu, melanjutkan gelombang serangan mematikan yang menghantam provinsi Anbar sejak Senin lalu.

Pada Senin (21/10/2013), aksi bom bunuh diri menghantam pintu gerbang markas polisi di kota Fallujah, sementara serangan kedua terjadi di markas departemen kelistrikan kota tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, kelompok militan menembaki kantor polisi itu dari tiga arah dengan senapan mesin, mortir, dan roket peluncur granat (RPG). Mereka kemudian memasuki bangunan departemen kelistrikan dan menembaki polisi dengan senapan sniper.

Aksi itu menewaskan setidaknya dua orang polisi, satu di antaranya berpangkat mayor. Selain itu empat polisi lain juga terluka. Namun, kepolisian Irak mengklaim pasukannya berhasil menewaskan lima pelaku bom bunuh diri dan hanya dua orang polisi yang terluka.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.