Putusan MA Belum Terbit, Pasangan Gay Australia Dilarang Nikah

Kompas.com - 23/10/2013, 19:34 WIB
Ilustrasi pernikahan gay. www.theblaze.comIlustrasi pernikahan gay.
EditorErvan Hardoko

CANBERRA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Rabu (23/10/2013) menegaskan pasangan gay belum boleh menikah di wilayah Teritorial Ibu kota Canberra (ACT) sebelum terbit putusan dari Mahkamah Agung.

Perdana Menteri Tony Abbott memberi peringatan kepada semua pasangan gay yang berencana untuk menikah di bawah undang-undang pernikahan sesama jenis yang baru berlaku di Canberra agar menunggu sampai Mahkamah Agung memutuskan apakah undang-undang itu bisa diterapkan atau tidak.

Pada Selasa (22/10) Canberra menjadi wilayah pertama di Australia yang meloloskan aturan pernikahan sesama jenis. Walaupun demikian, Pemerintah Federal Australia mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung dengan alasan undang-undang itu tidak konsisten dan sejalan dengan undang-undang Pernikahan Commonwealth Australia.

Surat gugatan sudah diajukan ke Mahkamah Agung hari ini dan pekan depan dijadwalkan akan dilakukan pemeriksaan atau dengar pendapat atas gugatan itu. Pemerintah meminta sidang digelar lebih cepat agar menghindari kebingungan dari setiap orang yang mungkin akan menikah di bawah undang-undang baru itu.

“Seperti yang saya pikirkan kalau UU ACT tidak valid berdasarkan Konstitusi, jadi pernikahan itu tidak sah,” ungkap Abbott pada 3AW.

“Jadi saya sarankan kepada masyarakat yang mau menikah di bawah aturan ACT-sabar sampai diuji kebenarannya,” sarannya.

Menurutnya, Pemerintah Federal Australia mengajukan gugatan itu murni karena alasan legal dan bukan dengan dasar argumen moralitas.

" Ini bukan soal mempertanyakan untuk atau menentang pernikahan gay," sergah Abbott.

" Ini pertanyaan soal mematuhi Konstitusi,” tegasnya lagi.

Dia melanjutkan terdapat beragam pandangan di partai Koalisi terhadap pernikahan sesama jenis dan Jaksa Agung George Brandis salah seorang yang progresif atas isu ini ketimbang yang lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X