Kompas.com - 23/10/2013, 19:10 WIB
Karanan bunga diletakkan di lokasi bom bunuh diri di sebuah bus kota di Volgograd, Rusia. Polisi Rusia kini memburu suami Naida Asiyalova, pelaku bom bunuh diri, yang diyakini merupakan otak insiden itu. Kirill Braga/RIA NovostiKaranan bunga diletakkan di lokasi bom bunuh diri di sebuah bus kota di Volgograd, Rusia. Polisi Rusia kini memburu suami Naida Asiyalova, pelaku bom bunuh diri, yang diyakini merupakan otak insiden itu.
EditorErvan Hardoko
VOLGOGRAD, KOMPAS.com — Kepolisian Rusia, Rabu (23/10/2013), masih mencari suami pelaku bom bunuh diri di sebuah bus di Volgograd yang menewaskan enam orang dan melukai sekitar 50 orang itu.

Pelaku bom bunuh diri itu adalah Naida Asiyalova (30), seorang perempuan asal Dagestan di kawasan bergolak Kaukasus Utara.

Polisi menduga suami Naida Asiyalova, Dmitry Sokolov (21), yang menghilang selama lebih dari satu tahun, berada di belakang tindakan yang dilakukan istrinya itu.

"Orangtuanya (Sokolov) tinggal di Moskwa dan melapor ke polisi bahwa putra mereka hilang pada musim panas 2012," kata juru bicara Komite Investigasi, Vladimir Markin.

Sokolov diduga bertemu Asiyalova, yang tinggal dan bekerja di Moskwa, tiga tahun sebelum pemuda itu menghilang.

"Keduanya tertarik dengan aliran Islam radikal," tambah Markin.

Sudah bertahun-tahun Rusia kerepotan menghadapi pemberontakan kelompok-kelompok Muslim di Kaukasus utara, terutama di Dagestan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di negeri kecil itu, serangan terhadap aparat keamanan atau warga sipil kerap dipicu masalah etnis, agama, dan rivalitas politik. Tak ketinggalan, masalah kemiskinan dan korupsi.

Pemberontakan Dagestan juga dipicu perang separatis di negeri tetangga Chechnya. Sejauh ini belum ada satu kelompok pun yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan pada Senin (21/10/2013) itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.