Kompas.com - 23/10/2013, 18:25 WIB
Tim penyelamat Laos akan melakukan tugasnya mencari korban jatuhnya Lao Airlines di Sungai Mekong. Namun, tugas mereka sangat sulit karena air sungai yang keruh dan arusnya yang sangat kuat. PORNCHAI KITTIWONGSAKUL / AFPTim penyelamat Laos akan melakukan tugasnya mencari korban jatuhnya Lao Airlines di Sungai Mekong. Namun, tugas mereka sangat sulit karena air sungai yang keruh dan arusnya yang sangat kuat.
EditorErvan Hardoko
VIENTIANE, KOMPAS.com - Pasukan penyelamat Laos, Rabu (23/10/203), berhasil mengangkat kabin utama pesawat ATR-72 milik maskapai penerbangan Lao Airlines yang jatuh ke Sungai Mekong dan menewaskan seluruh 49 penumpang dan awaknya.

"Operasi pengangkatan melibatkan sebuah crane raksasa yang mengangkat bagian tengah tubuh pesawat ATR-72 itu dari air sungai yang berarus deras itu," kata Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil Laos, Yakua Lopankao.

Pengangkatan kabin pesawat itu, lanjut Yopankao, merupakan pekerjaan yang berat dan sulit karena derasnya arus Sungai Mekong. Operasi pengangkatan sendiri baru dimulai pada Selasa (22/10) sepekan setelah kecelakaan fatal itu.

Sejauh ini, setidaknya sudah 43 jasad penumpang yang berhasil ditemukan dari dalam sungai itu. Beberapa jasad bahkan ditemukan beberapa kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat terbang.

Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab kecelakaan. Namun manajemen Lao Airlines menyebut cuaca buruk yang menyebabkan kecelakaan itu. Sementara sejumlah saksi mata menyaksikan pesawat tersebut terdorong embusan angin kencang sebelum jatuh ke Sungai Mekong dan tenggelam.

Sementara itu, para pakar dari badan keselamatan penerbangan Perancis (BEA) mengatakan sudah mendeteksi kedua kotak hitam di bagian ekor pesawat terbang itu.

Kedua kotak hitam itu diyakini merekam bukti-bukti penting penyebab kecelakaan penerbangan mematikan itu. Sayangnya upaya mendapatkan kotak hitam terhambat arus sungai yang deras dan buruknya jarak pandang di dalam sungai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.