Kompas.com - 23/10/2013, 17:01 WIB
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang pejabat keamanan Gedung Putih dipecat setelah ketahuan sebagai sumber akun twitter misterius yang mengangkat isu antipemerintah selama dua tahun.

Jofi Joseph, direktur nonproliferasi nuklir, diketahui sebagai orang di balik akun Twitter @NatSecWonk. Lewat akun Twitter-nya, Jofi mengunggah informasi tentang kebijakan luar negeri dan menghina tokoh-tokoh publik.

Bulan ini, ia mengkritik mantan Menteri Luar Negeri, Hilary Clinton, sebagai seseorang dengan "sedikit kebijakan dan tidak ada kemenangan," di Timur Tengah.

Ia juga mengkritik duta besar Amerika untuk PBB, Samantha Power dengan mengatakan, "Apakah ada yang bisa menjelaskan lagi ke @AmbassadorPower bahwa Bashar Assad kemungkinan tidak akan mengikuti akun twitter dia?"

Minta maaf

Dalam keterangan di akun twitternya, Joseph menyebutkan dirinya sebagai "pengamat dalam kebijakan luar negeri dan keamanan nasional".  Joseph mengatakan ia menyesali pesan-pesan di akun twitter itu.

Melalui situs berita Politico, Joseph mengatakan, "Merupakan keistimewaan bagi saya untuk dapat bekerja di pemerintahan ini dan saya menyesal telah melanggar kepercayaan terhadap saya," kata Joseph.

"Apa yang bermula dari akun parodi budaya (Washington) DC berkembang menjadi serangkaian komentar tak layak. Saya bertanggung jawab penuh untuk ini dan saya meminta maaf secara tertulis kepada siapapun yang saya hina," tulisnya seperti dikutip Politico.

Akun twitter @NatSecWonk sudah tidak lagi aktif Selasa (22/10/2013) malam.

Sejauh ini, Gedung Putih tidak mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden Twitter itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.