Kompas.com - 23/10/2013, 11:49 WIB
Iran disebutkan sebagai negara yang paling banyak melakukan hukuman gantung AFPIran disebutkan sebagai negara yang paling banyak melakukan hukuman gantung
EditorEgidius Patnistik
Menteri Kehakiman Iran mengatakan "tak perlu" melakukan hukuman gantung kedua kalinya bagi seorang lelaki yang selamat setelah menjalani hukuman gantung.

Kuasa hukum menginginkan agar kepala pengadilan menghentikan pelaksanaan hukuman gantung kembali kepada seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi masih hidup di kamar mayat.

Menteri Kehakiman Mostafa Pourmohammadi mengatakan, mengeksekusi kembali pria tersebut akan berdampak terhadap citra Iran, seperti dilaporkan oleh kantor berita ISNA.

Pemerintah tidak memiliki wewenang langsung kepada pengadilan yang telah memutuskan apakah eksekusi ulang akan dilakukan. Iran merupakan salah satu negara yang paling banyak melakukan eksekusi hukuman gantung di dunia.

Masih hidup

Pria berusia 37 tahun, disebut Alireza M, terbukti bersalah dalam kasus perdagangan narkoba, ditemukan dalam kondisi hidup di sebuah kamar mayat setelah menjalani hukuman gantung di sebuah penjara di Kota Bojnord, pekan lalu.

Dia telah digantung selama 12 menit, dan dokter menyatakan dia telah meninggal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, keluarga terpidana yang akan membawa jenazahnya dari kamar mayat penjara pada hari berikutnya, menemukan Alireza masih bernapas.

Pria itu kemudian dibawa ke rumah sakit, dengan pengawalan petugas keamanan bersenjata. Kondisinya tidak diketahui, tetapi kantor berita IRNA melaporkan pria tersebut dalam kondisi koma.

Pekan lalu, Organisasi HAM Amnesty International mendesak Iran agar tidak mengulangi hukuman.

Dan juga meminta agar dilakukan moratorium terhadap seluruh hukuman gantung di Iran.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.