Kompas.com - 23/10/2013, 07:30 WIB
Allison mengatakan dia dirawat oleh dokter Gedung Putih. APAllison mengatakan dia dirawat oleh dokter Gedung Putih. "Sekarang saya bisa bilang bahwa ACA membuat saya mendapat perawatan medis profesional dari Gedung Putih," kata dia bercanda.
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, SENIN — Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengakui, menjelajahi situs Obamacare memang sesuatu yang menjengkelkan. Warga berpenghasilan rendah yang hendak mendaftar asuransi kerap menemukan situs itu tidak bergerak dalam waktu relatif lama. Namun, Obama menegaskan, program ini bagus dan pemerintah tidak akan surut menerapkannya.

Obamacare adalah julukan bagi Affordable Care Act yang memberi kesempatan kepada minimal 15 persen penduduk AS untuk mendapatkan asuransi kesehatan yang terjangkau. Setelah diberlakukan pada 1 Oktober 2013, warga AS ramai-ramai mengunjungi situs itu. Sekitar 20 juta warga tak mampu berusaha mendaftarkan diri. Akan tetapi, pada hari-hari pertama situs Obamacare itu lumpuh total.

Obama mengatakan, program Obamacare akan terus diserang kubu Republiken, pendukung korporasi yang terganggu bisnisnya akibat produk asuransi kesehatan pemerintah. Namun, Obama meyakinkan warga bahwa situs itu akan terus diperbaiki dan segala masalah akan diatasi. Tidak disinggung sama sekali bahwa kekacauan situs akibat peretasan.

Jajak pendapat ABC News memberitakan, sebanyak 56 persen warga berpendapat kekacauan situs itu merupakan bagian dari persoalan Obamacare, yang ditentang dengan keras oleh Partai Republik. Mereka tidak suka jika pemerintah menyediakan layanan kesehatan, bahkan menginginkan pemerintah tidak aktif dalam kehidupan warga. Republiken juga mendesak Menteri Urusan Jasa Kesehatan dan Kemanusiaan Kathleen Sebelius untuk mundur.

Desak Boehner mundur

Dalam jajak pendapat lain oleh CNN/ORC International, justru pamor Partai Republik dan Ketua DPR AS John Boehner (Republiken, Ohio) yang memburuk. Lebih dari enam orang dari setiap 10 orang warga AS meminta agar Boehner diganti saja dari posisinya sebagai Ketua DPR. Jajak pendapat itu juga memperlihatkan 54 persen warga AS menyesalkan dominasi Partai Republik di DPR AS (House of Representative).

Jajak pendapat berlangsung pada Jumat-Minggu pekan lalu. Warga menyesalkan penutupan sebagian aktivitas pemerintah akibat penolakan DPR AS menaikkan pagu utang, yang menyebabkan penutupan sebagian aktivitas pemerintah pada 1-16 Oktober. Total kerugian akibat penutupan sebagian aktivitas Pemerintah AS adalah 24 miliar dollar AS.

Hal ini tidak lepas dari ambisi Republiken yang sangat getol menggagalkan Obamacare, yang memang sepanjang sejarah selalu mental akibat ulah Republiken. Namun, partai ini selalu gencar mendukung invasi ke negara lain, termasuk Nikaragua, Afganistan, dan terakhir Irak pada tahun 2003, di saat Partai Demokrat justru menentang keras. (AFP/AP/REUTERS/MON)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X