Kompas.com - 23/10/2013, 01:39 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
CLEVELAND, KOMPAS.com — Dua dari tiga perempuan Cleveland yang selamat setelah selama bertahun-tahun disekap Ariel Castro berencana berkolaborasi menulis buku. Lewat tulisan, mereka akan menceritakan apa yang mereka alami selama disekap. Penulis buku akan bekerja sama dengan dua penulis Washington Post.

James Wooley, pengacara Amanda Berry (27) dan Gina DeJesus (23), Senin (21/10/2013), mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa buku tersebut akan lebih banyak bercerita soal martabat dan kelangsungan hidup manusia.

Sementara korban ketiga dari aksi Castro, Michelle Knight (32), dijadwalkan tampil dalam program televisi Dr Phil, sebuah acara yang dipandu konselor para selebriti, Phill McGraw. Rencananya, wawancara Knight akan ditayangkan dalam 3 episode, yakni pada 4,5, dan 6 November 2013.

Berry , DeJesus, dan Knight, bersama dengan putri 6 tahun Berry, berhasil melarikan diri dari rumah Castro di Cleveland pada Mei 2013. Mereka bertiga diculik dan disekap selama satu dekade. Penyiksaan pun masih diikuti dengan pemerkosaan sampai mendapatkan anak.

Kisah mereka menarik perhatian dunia. Namun, Castro ditemukan tewas tergantung di selnya pada September 2013, satu bulan setelah mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Penulis di Washington Post yang juga warga asli Cleveland, Mary Jordan, mengatakan bakal menggarap buku Berry dan DeJesus bersama suaminya yang juga rekannya di Washington Post, Kevin Sullivan. Jordan dan Sullivan adalah pemenang Pulitzer 2003 untuk artikel internasional tentang sistem peradilan pidana di Meksiko.

Wooley mengatakan, kliennya tertarik membuat buku ini untuk melawan "ketidakakuratan" pengabaran tentang mereka. "Klien kami memiliki keinginan kuat untuk mendapatkan privasi, tetapi itu adalah realitas yang menghadang mereka setiap hari," ujar dia.

Knight adalah perempuan pertama yang diculik Castro pada 2002. Dia juga menjadi satu-satunya korban yang bersedia bersaksi pada persidangan Castro setelah Castro mengaku bersalah untuk menghindari hukuman mati.

Menurut Knight, dia adalah korban yang paling dibenci di rumah Castro dan paling sering dilecehkan. Pendapat itu dikutip dari bagian wawancara dengan Dr Phil. Menanggapi kisah Knight, Dr Phil pun menyebutnya sebagai horor dan berdampak personal baginya dalam memandang kehidupan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.