Kompas.com - 22/10/2013, 04:01 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorPalupi Annisa Auliani
NEVADA, KOMPAS.com — Aksi penembakan kembali terjadi di lingkungan sekolah di Amerika Serikat. Seorang guru tewas dan dua siswa terluka setelah seorang mahasiswa melakukan penembakan di Sparks Middle School, Sparks City, Nevada, Amerika Serikat, Senin (21/10/2013) sekitar pukul 07.30 waktu setempat atau Senin malam waktu Indonesia.

Setelah melakukan penembakan, mahasiswa tersebut bunuh diri. Kepala kepolisian Sparks Tom Miller mengatakan, dua orang siswa yang terluka saat ini sedang dalam kondisi kritis, dan dirawat di Renown Regional Medical Center yang tak jauh dari Reno.

"Seorang anak mengamuk dan menarik pelatuk senjata dan menembak teman saya. Satu dari teman saya tewas," kata Andrew, seorang siswa kelas tujuh, kepada sebuah stasiun TV lokal yang dikutip Reuters. "Ia (penembak) lalu berjalan kembali ke arah guru dan menembakkan lagi senjatanya. Guru kami lalu terjatuh dan terluka tak berdaya," lanjut Andrew.

"Saya dan lima teman saya lalu mendekatinya (guru, red) dan membawanya ke tempat yang aman. Namun, kami lalu meninggalkannya karena wakil kepala sekolah datang menyuruh kami 'Pergi, pergi, pergi ke tempat yang aman!'," ungkapnya.

Penembakan ini bukan peristiwa pertama di Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, aksi penembakan terjadi di Amerika, termasuk di lingkungan sekolah. Salah satu perdebatan panas di Washington saat ini adalah menyoal peredaran bebas senjata. Namun, pertimbangan industri menjadi isu penyanggah yang sama kuatnya.

Terakhir, pada 20 Desember 2012 ketika 20 siswa dan 6 orang ditembak mati oleh seseorang di Newtown sebelum pelaku penembakan mengakhiri sendiri hidupnya. Ini merupakan salah satu peristiwa penembakan terburuk dalam sejarah Amerika.

"Ini adalah hari yang tragis bagi kota Sparks," kata Wali Kota Sparks City, Geno Martini. "Saya hanya ingin menyatakan bahwa kota ini sangat aman dan ini adalah insiden kecil tetapi sangat sangat tragis dan saya sangat sedih mengatakan hal ini," lanjutnya.

Kepala Polisi Washoe County School District, Mike Mieras, mengatakan bahwa penembakan terjadi sekitar pukul 07.16 waktu setempat, 15 menit sebelum kelas dimulai untuk siswa kelas tujuh dan delapan. "Pelajar dan bus tiba, anak-anak juga sedang bermain menanti bunyi lonceng berbunyi," kata Mike.

Sampai saat ini, pelaku penembakan belum teridentifikasi. Kepolisian menolak berspekulasi tentang motif penembakan. Akibat penembakan ini, seluruh kegiatan belajar di kompleks sekolah itu dihentikan. Otoritas setempat pun memastikan para ahli akan didatangkan untuk menenangkan siswa dan staf yang mengalami trauma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.