Kompas.com - 21/10/2013, 13:56 WIB
EditorEgidius Patnistik

KOMPAS.com — Sebuah keluarga di Australia Barat menguburkan peti mati kosong tanpa tahu bahwa jenazah anggota keluarga mereka masih tertinggal di kamar mayat rumah sakit setempat, Jumat (18/10/2013) pekan lalu. Pihak keluarga yang kaget dan marah terpaksa harus mengulangi penguburan menjadi Senin ini.

Menurut Alan Franklin, saudara almarhum, pihak keluarga benar-benar kaget dan marah setelah mengetahui penguburan yang mereka lakukan pertama itu adalah menguburkan peti kosong.

Belum diketahui mengapa kekeliruan ini terjadi, tetapi Franklin mengatakan, pihak keluarga ingin mendapat jawaban.

"Hari Jumat itu, saya mendapat telepon bahwa jenazahnya masih ada di rumah sakit. Saya bingung, siapa yang telah kami kuburkan saat itu," katanya. "Saya menelepon keluarga, meminta agar mereka tetap menunggu di Meekatharra, dan banyak rekan yang tidak percaya atas apa yang terjadi."

Jenazah itu akhirnya dilepas dari rumah sakit dan siap dimakamkan pada Senin ini di Meekatharra.

Pihak dinas kesehatan setempat menyatakan, situasi ini tidak dapat dibenarkan dan telah meminta maaf kepada pihak keluarga almarhum.

Penyelidikan masih dilakukan atas kejadian itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.