Otoritas Meksiko Bilang, Raymond Lebih "Strong"

Kompas.com - 21/10/2013, 13:01 WIB
Para wisatawan terpaksa berjalan di landas pacu bandara Acapulco, Meksiko untuk menanti penerbangan yang akan membawa mereka keluar dari kota wisata tersebut. Setidaknya 40.000 wisatawan terjebak di Acapulco setelah jalur transportasi terputus pasca-hantaman topan Ingrid dan Manuel. RONALDO SCHEMIDT / AFPPara wisatawan terpaksa berjalan di landas pacu bandara Acapulco, Meksiko untuk menanti penerbangan yang akan membawa mereka keluar dari kota wisata tersebut. Setidaknya 40.000 wisatawan terjebak di Acapulco setelah jalur transportasi terputus pasca-hantaman topan Ingrid dan Manuel.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Belum rampung dampak terjangan duet badai Ingrid dan Manuel sebulan silam, Meksiko bakal berhadapan dengan badai Raymond. Kata otoritas Meksiko, Raymond lebih "strong"ketimbang Ingrid dan Manuel, tiupan angin puyuhnya.

Adalah Direktur Komisi Air Meksiko David Korenfeld yang mengatakan kalau Raymond punya kekuatan lebih. Setidaknya, Raymond tiap jamnya punya kecepatan 120 kilometer. Pergerakan sejak Minggu (20/10/2013) dari arah Utara 10 kilometer per jam. "Dalam 72 jam Raymond akan mencapai dua negara bagian di selatan, Guerrero dan Michoacan,"katanya.

Lantaran Raymond, sebagaimana warta AP hari ini, otoritas Meksiko sudah menerbitkan tanda waspada. "Ada 81 wilayah yang sudah mendapat tanda waspada itu,"kata Kepala Departemen Perlindungan Sipil Guerrero Constantino Gonzales Vargas.

BBC Warga dievakuasi dengan tali menyeberang tanah yang longsor di Petaquillas, Meksiko.

Catatan Departemen Perlindungan Sipil Meksiko menunjukkan Raymond akan melanda total 21 negara bagian di Negeri Sombrero itu. Kebanyakan negara bagian itu ada di kawasan pantai Meksiko di Samudera Pasifik.


Sama dengan berbagai badai yang menyambangi Meksiko, Raymond akan hadir dengan tiupan angin kencang dan hujan deras berkepanjangan, setidaknya tiga hari ke depan. Maka, dampak Raymond berwujud banjir bandang dan tanah longsor.

Sementara, terkait dengan korban Manuel dan Ingrid, rilis paling anyar departemen itu menunjukkan sudah 157 warga Meksiko yang tewas. Sementara, angin kencang dan hujan deras berkepanjangan gara-gara kedua badai itu sudah membuat 1,7 juta warga Meksiko kehilangan tempat tinggal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X