Pilot Salah Pahami Perintah, Dua Jumbo Jet dengan 1.000 Penumpang Nyaris Tabrakan

Kompas.com - 21/10/2013, 12:45 WIB
Dua jet jumbo dengan total penumpang 1.000 orang nyaris jatuh di atas Skotlandia karena para pilotnya salah memahami perintah petugas kontrol. AFPDua jet jumbo dengan total penumpang 1.000 orang nyaris jatuh di atas Skotlandia karena para pilotnya salah memahami perintah petugas kontrol.
|
EditorEgidius Patnistik
LONDON, KOMPAS.COM — Dua pesawat jet jumbo dengan total penumpang 1.000 orang, yang terbang di ketinggian yang sama, nyaris jatuh di atas Skotlandia karena keempat pilot membelokan pesawat ke jalur tabrakan setelah salah mengikuti petunjuk.

Petunjuk di radar sudah menunjukkan bahwa dua Boeing 747 yang melintasi Atlantik itu secara bertahap akan berimpitan satu sama lain. Seorang pengawas lalu lintas udara yang melihat bahaya itu segera memerintahkan pesawat yang di sebelah kiri untuk berbelok ke kiri dan yang di sebelah kanan untuk berbelok ke kanan, demi memindahkan mereka agar saling menjauh.

Anehnya, para pilot (dua pilot untuk setiap pesawat) dalam pesawat itu justru melakukan hal yang sebaliknya, pesawat yang di sebelah kiri berbelok ke kanan dan pesawat yang di sebelah kanan berbelok kiri.

Tragedi terhindar hanya beberapa detik saat para pilot secara fisik melihat satu sama lain, lalu mengambil langkah mengelak. Satu pesawat menaikkan ketinggian dan satunya menurunkan ketinggian. Pada satu titik kedua pesawat itu hanya berjarak 100 kaki (atau 30 meter) secara vertikal.

Ketika alarm pertama kali berbunyi, jarak antara kedua pesawat itu sekitar sepuluh mil (16 km). Dalam semenit, jarak keduanya kurang dari tiga mil secara horizontal dan terus mendekat.

Walau sudah ada penyelidikan mendalam, para ahli bingung menjelaskan bagaimana para awak kedua pesawat salah mendengar atau salah mengartikan perintah yang berikan kepada mereka.

Kejadian itu terjadi pada siang bolong pada 23 Juni di posisi sekitar 30 km sebelah utara Glasgow, Skotlandia. Namun, rinciannya baru saja muncul dalam sebuah laporan dari Airprox Board Inggris, yang memantau wilayah udara Inggris. Badan itu menyimpulkan, "Tampaknya kedua awak pesawat keliru menjalankan perintah dengan justru menjalankan perintah yang diberikan untuk awak pesawat yang lain."

Namun badan itu menambahkan, para ahli 'merasa sulit untuk menentukan mengapa hal ini telah terjadi'. "Dewan terkejut bahwa keempat pilot telah salah dengar atau salah menafsirkan petunjuk tindakan untuk menghindar meskipun setidaknya salah seorang awak membaca  kembali perintah itu dengan benar," kata laporan itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X